Home > Ragam Berita > Nasional > Bareskrim Selidiki Bulog lantaran Kasus Beras Oplosan

Bareskrim Selidiki Bulog lantaran Kasus Beras Oplosan

Jakarta – Belum lama ini, kasus beras oplosan kembali mencuat. Karena itu, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri lakukan pemeriksaan terhadapa Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog). Hal tersebut dilakukan lantaran kasus beras oplosan di gudang beras Pasar Induk Cipinang. Yakni, beras Bulog dan beras lokal Palem Mas.

Bareskrim Selidiki Bulog lantaran Kasus Beras Oplosan

Berdasarkan hasil penyelidikan Bareskrim Polri ternyata perusahan PT DSU yang melakukan oplosan, bukan PT yang ditunjuk pemerintah. Padahal pemerintah dalam mengimpor beras Bulog sebanyak 1,5 juta ton dari Thailand untuk beberapa perusahan di Indonesia yang sudah memiliki Surat Perintah Pengeluaran Barang (SPPB).

“Sudah jelas, pasti dimintai pertanggungjawaban bagaimana DO (Delivery Order) itu bisa keluar,” ujar Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono di Jakarta pada Jumat (7/10/2016).

Menurut dia, jenis beras yang dioplos adalah beras lokas asal Demak dengan takaran sepertiga. Sementara beras bulog, kata dia dengan takaran dua per tiga yang dijual seharga Rp11.000 per kilo.

“Harusnya mereka jual harganya Rp7.500 per kilo tapi oleh pelaku (AL) tetap dijual Rp11.000 per kilo. Jadi dia dapat untung Rp4.000,” ucapnya.

Dalam kasus tersebut, Bareskrim belum menetapkan tersangka. Namun, Bareskrim Polri sudah memeriksa tujuh saksi

“Belum menetapkan sebagai tersangka karena bukti-bukti dan saksi-saksi masih kita himpun dulu,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Luhut Menunggu Anies Jelaskan Alasan Penolakan Reklamasi

Luhut Menunggu Anies Jelaskan Alasan Penolakan Reklamasi

Jakarta – Luhut Binsar Panjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman mengaku heran dengan sikap dari ...