Home > Ragam Berita > Nasional > Timses Ahok Minta Para Pesaing Tak Lakukan Politisasi Agama

Timses Ahok Minta Para Pesaing Tak Lakukan Politisasi Agama

Jakarta – Baru-baru ini, calon petahana Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama melayangkan sebuah pernyataan yang menghebohkan publik. Pernyataan dari Gubernur yang kerap disapa Ahok itu terkait dengan Surat Al Maidah ayat 51. Namun, Tim sukses Ahok-Djarot menilai bahwa pernyataan Ahok tersebut bukanlah sesuatu yang harus dipersalahkan.

Timses Ahok Minta Para Pesaing Tak Lakukan Politisasi Agama

“Calon kami akan diserang melalui isu sara, ada 3 kelemahan Ahok, Kristen, Tionghoa dan enggak mau terima duit. Kami punya tim IT siapa yang menyebarkan pertama kali, kita sudah serahkan ke kepolisian,” kata salah satu Juru Bicara Timses Ahok-Djarot, Guntur Romli dalam diskusi yang dihelat Sindotrijaya di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (8/10/2016).

Guntur mengungkapkan bahwa Ahok merupakan seorang pemimpin yang cerdas, dan tak mungkin dirinya bermaksud menyerang umat islam dengan pernyataannya tersebut. Ahok pasti akan menyadari elektabilitasnya akan makin melorot jika melontarkan isu yang berkaitan dengan SARA menjelang Pilkada DKI 2017 mendatang.

Guntur berharap bahwa masyarakat Jakarta tidak terperdaya oleh politisasi isu SARA tersebut. Guntur pun mengungkapkan bahwa masyarakat DKI Jakarta harusnya melihat kinerja Ahok yang menurutnya sudah terbukti dalam memimpin DKI Jakarta.

“Enggak mungkin Ahok mau Pilkada mau nyerang orang islam,” ungkapnya.

“Pemilih itu lebih banyak ke soal kinerja, kita bicara bukan hanya kekuasaan tapi secara kesejahteraan masyarakat. Tidak ada persoalan SARA di situ. Itu tugas kita, lebih kepada edukasi pendidikan politik. Jangan lakukan politisasi agama,” paparnya.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Yusril Berharap Hakim Batalkan Beberapa Pasal Dalam Perppu Ormas

Yusril Berharap Hakim Batalkan Beberapa Pasal Dalam Perppu Ormas

Jakarta – Kuasa hukum Hizbut Tahrir Indonesia Yusril Ihza Mahendra, akan membagi gugatan menjadi dua ...