Home > Gaya Hidup > Kesehatan > 6 Kesalahan Ketika Makan Buah

6 Kesalahan Ketika Makan Buah

Jakarta – Mengonsumsi buah-buahan setiap harinya memang sangat bermanfaat bagi tubuh. Seperti yang telah diketahui, buah mengandung serat alami dan juga antioksidan tinggi dan mampu mencegah penyakit kanker.

6 Kesalahan Ketika Makan Buah

Sayangnya, ketika Anda menikmati buah seringkali tidak berakhir dengan penyerapan nutrisi yang maksimal. Ini bisa karena cara makan buah yang justru bisa membuat khasiat dari buah tersebut tidak berguna lagi.

Berikut enam kesalahan yang sering dialami saat mengonsumsi buah-buahan seperti dilansir dari metrotvnews.com, Minggu (9/10/2016):

1. Memilih jus buah

Banyak dari Anda yang berpikir jus buah sama dengan makan buah utuh. Padahal, jus buah tidak lagi memiliki serat yang ada pada buah. Serat bisa memperlambat pelepasan glukosa dalam aliran darah. Sama seperti jus, smoothie juga bisa merusak kandungan alami dalam buah karena buah dihancurkan halus dalam blender. Begitupun dengan buah-buahan kering, yang telah merusak nutrisi alami buah karena rentan mengandung pengawet dan gula tambahan.

2. Tidak membeli buah organik

Harga buah organik biasanya lebih mahal dibanding buah biasa, tapi itu sebanding dengan manfaatnya. Menurut penulis Diet Diagnosis, David Nico, sebaiknya Anda membeli versi organik dari buah apel, anggur dan buah-buahan lain yang terkena paparan pestisida lebih tinggi. Ini bertujuan untuk mengurangi tubuh dari paparan pestisida dan dapat memberikan Anda nutrisi tambahan.

3. Semua buah sama

Anda mungkin berpikir buah nanas dan blueberri memiliki kandungan yang serupa. Memang, keduanya memiliki rasa yang asam, namun keduanya mengandung jumlah karbohidrat, gula dan serat yang berbeda.

Menurut Barry Sears, penulis The Mediterranean Zone, buah yang terbaik adalah yang memiliki tingkat polifenol (bahan kimia yang melawan peradangan) tertinggi dan indeks glikemik yang rendah. Buah yang mengandung indeks glikemik rendah lebih baik untuk dikonsumsi karena mereka lebih lambat dicerna sehingga tidak menyebabkan kenaikan gula darah.

Buah blueberry dan buah-buahan lain yang memiliki kulit gelap mengandung polifenol tinggi dan glikemik yang rendah.

4. Terlalu banyak makan buah

Saat diet, terkadang Anda mengganti karbohidrat seperti nasi dengan buah-buahan. Sehingga, Anda pun akan mengonsumsi buah dan sayuran dalam jumlah yang sangat banyak untuk membuat perut kenyang.

Tetapi, buah memiliki gula alami. Jika berlebihan mengonsumsinya gula alami tersebut akan memperbanyak aliran darah dengan glukosa dan kalori yang bisa menaikkan berat badan Anda.

5. Tidak menggabungkan dengan protein

Meski buah lebih sehat dibanding permen, tetap saja buah memiliki potensi untuk membuat gula darah Anda naik.

Menggabungkannya dengan protein, misalnya keju dan mentega kacang, adalah cara terbaik untuk menstabilkan gula darah.

Buah akan meningkatkan kadar insulin dan protein meningkatkan glukagon hormon. Kedua hormon ini bekerjasama untuk menstabilkan kadar gula darah.

Disini, protein menjadi bagian penting bagi Anda pengidap diabetes atau memiliki keturunan diabetes. Jika tidak menambahkan protein, Anda mungkin mulai merasakan gejala hiperglikemia, seperti detak jantung yang cepat.

6. Membuang kulit buah

Anda pasti lebih sering membuang kulit buah saat sebelum memakannya. Padahal, kulit buah mengandung banyak vitamin dan antioksidan. Contohnya, kulit apel yang mengandung kaya serat, vitamin c dan vitamin A. Makan buah dengan kulitnya bisa menjadi kunci untuk mengurangi risiko obesitas dan mencegah penyakit kanker. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Konsumsi Ini Sebagai Pertolongan Pertama di Saat Batuk Pilek

Konsumsi Ini Sebagai Pertolongan Pertama di Saat Batuk Pilek

Jakarta – Salah satu penyakit yang pasti pernah dialami oleh kita semua selain pusing, adalah ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis