Home > Ragam Berita > Nasional > Pengupload Video Surat Al Maidah Ahok Mengaku Mendapat Teror

Pengupload Video Surat Al Maidah Ahok Mengaku Mendapat Teror

Jakata – Pengunggah video potongan saat Ahok mengutip surat Al Maidah ayat 51, Buni Yani, mengaku dilaporkan para pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Polda Metro Jaya.

Pengupload Video Surat Al Maidah Ahok Mengaku Mendapat Teror

“Saya ini mengupload bukan karena masalah Pilgub. Saya ini memberi tahu kalau pejabat publik janganlah ngomong seperti ini, ini saya ingin tunjukan ke publik kalau ada loh yang enggak boleh diucapin pejabat,” kata Buni saat dihubungi awak media, Sabtu (8/10/2016).

Buni yang saat ini bekerja sebagai dosen di London School of Public Relations (LSPR) ini mengaku menerima teror. Namun dia berharap peneror tidak melibatkan kampus.

“Tadi ini rupanya ada orang menelepon saya, cari-cari saya akan serbu saya ke kampus. Saya mikirnya ini sudah teror, sudah gitu dia bawa-bawa kampus. Tolong jangan kaitkan hal ini dengan kampus saya,” ucapnya.

Demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Buni memilih untuk mengundurkan diri sementara dari kegiatan kampus. Dia juga akan segera membuat laporan mengenai ancaman yang diterimanya.

Buni Yani dilaporkan oleh kelompok relawan Ahok dari Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot (Kotak Adja). Ketua Kotak Adja Muanas Alaidid mengungkapkan, suntingan video Ahok yang dipotong dalam akun facebook ‘SBY’ itu telah menimbulkan polemik di masyarakat yang kemudian menjustifikasi Ahok telah melakukan penistaan terhadap agama.

“Kami mengurut dan hasil investigasi kita menemukan bermula dari akun facebook bernama ‘SBY’. SBY bukan mantan presiden kita, tapi namanya Si Bunni Yani,” ujar Muanas kepada wartawan usai melapor di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/10/2016). (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Ternyata Lembaga Ini Yang Melarang Panglima TNI Masuk AS

Ternyata Lembaga Ini Yang Melarang Panglima TNI Masuk AS

Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dilarang memasuki wilayah Amerika Serikat oleh US Custom ...