Home > Ragam Berita > Nasional > Wakil Ketua DPR Komentari Kasus yang Menimpa Ahok

Wakil Ketua DPR Komentari Kasus yang Menimpa Ahok

Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengomentari tentang pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengutip surah Al Maidah saat kunjungan ke Pulau Seribu. Fahri menuturkan, di antara rumah ibadah dan iman ada pagar bernama “lakum dinukum wa liyadin” atau “bagimu agamamu bagiku agamaku”.

Wakil Ketua DPR Komentari Kasus yang Menimpa Ahok

Sementara dalam ruang publik tak ada beda. Tidak ada diskriminasi, namun tetap ada hukum negara serta etika pejabat negara. “Pejabat publik seperti @basuki_btp (Ahok) harus paham betul batas-batas dalam ruang terbatas itu. Jangan melampaui batas, sebab sebaliknya, batas bisa melampauimu,” kicau Fahri melalui akun Twitter-nya semalam.

Dia berpendapat, pejabat publik atau siapa pun tidak punya hak mencela percakapan dalam rumah ibadah orang lain. Ada kebebasan bercakap di ruang publik soal banjir, macet atau kartu pintar. “Tapi ruang publik haram mempersoalkan sikap dalam rumah ibadah orang lain,” katanya.

Di dalam masjid, gereja serta rumah ibadah lainnya, jamaah punya hak dan sikap. Sikap itu terbatas sebagai interpretasi atas ayat-ayat Tuhan. Terserah. Itu hak. “Siapa yang menabur angin akan menuai badai,” tuturnya.

Fahri mengatakan, orang-orang moderat di kalangan Islam juga marah dan protes keras. Sebagian melapor ke polisi.

“Di dua ruang berlaku dua hal. Di ruang agama kita memaafkan tapi di ruang publik ada hukum dan etika,” jelasnya.
Ia mengatakan telah memaafkan Ahok di ruang privasi, Namun hukum negara tidak mengenal maaf. Jika negara memaafkan sang gubernur maka negara juga harus memaafkan semua orang. Semuanya sama di hadapan hukum. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

One comment

  1. Apa ini orang masih anggota dpr dari partai mana ya ? Khan pks sudah pecat dia

x

Check Also

Polisi Tangkap 9 Orang saat Aksi di Depan Istana Merdeka

Polisi Tangkap 9 Orang saat Aksi di Depan Istana Merdeka

Jakarta – Pascapembubaran paksa aksi Badan Eksekutif Mahasiswa seluruh Indonesia di depan Istana Merdeka, Jakarta ...