Home > Ragam Berita > Nasional > Berita Terkini : Tarik Kembali Jonan-Arcandra, Jokowi Tuai Kritik

Berita Terkini : Tarik Kembali Jonan-Arcandra, Jokowi Tuai Kritik

Jakarta – Presiden Jokowi telah kembali memilih Jonan dan Arcandra untuk mengisi posisi di ESDM. Namun, hal tersebut menuai kritik. Politikus PKS Nasir Djamil menegaskan tidak mengerti jalan pikiran Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, dia kembali Arcandra sebagai wakil menteri. Pihaknya pun menduga adanya intervensi pihak lain.

www.harianindo.com/2016/10/14/144516/ahok-tidak-ambil-pusing-terhadap-demo-yang-akan-berpengaruh-pada-elektabilitas/

Dia menyayangkan karena sepertinya Presiden tidak memiliki ukuran yang jelas dalam mengangkat pejabat negara.

“Aduh kayak enggak ada doktor minyak di negara kita, aduh capek juga,” ujar Nasir pada Jumat (14/10/2016).

Menurutnya publik akan bertanya-tanya apa kelebihan Arcandra sehingga seperti terkesan diberi keistimewaan oleh Jokowi. Tidak hanya kecewa dengan pengangkatan Arcandra, dia juga kecewa mengapa Ignasius Jonan dipilih menjadi Menteri ESDM.

“Enggak ada ukurannya, jadi suka-suka tergantung bisikan, tergantung kepentingan, tergantung siapa yang bisik tergantung keinginan siapa. Enggak ada ukurannya,” ungkapnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

Baca juga: Ahok Tidak Ambil Pusing Terhadap Demo yang Akan Berpengaruh pada Elektabilitas

Ia menambahkan, konsep Jokowi yang ingin kabinetnya profesional hanya retorika semata. Keputusan mengangkat Arcandra dan Jonan salah satu buktinya.

“Ini enggak jelas ukurannya, jadi dibilang kabinet profesional mana. Omong kosong semua. Saya kecewa kok kaya gini, maksudnya kok Jonan dan Arcandra diangkat lagi,” kata dia.

“Maksud saya kalau memang mau mengangkat dan memberhentikan ada parameternya dong, Jonan diberhentikan kenapa? Berarti kan enggak berprestasi. Kalau pun diatur berprestasi tapi tetap dilengserkan ada pertanyaan juga,” imbuhnya.

x

Check Also

Yasonna Tegaskan Rekomendasi Pansus Tidak Bakal Lemahkan KPK

Yasonna Tegaskan Rekomendasi Pansus Tidak Bakal Lemahkan KPK

Jakarta – Panitia Khusus Hak Angket DPR terhadap KPK akan segera mengakhiri masa kerja dan ...