Home > Ragam Berita > Nasional > Ini Pesan BJ Habibie ke Ahok Terkait Kekisruhan Akibat Pernyataan Ahok Soal Surat Al Maidah 51

Ini Pesan BJ Habibie ke Ahok Terkait Kekisruhan Akibat Pernyataan Ahok Soal Surat Al Maidah 51

Jakarta – Mantan Presiden BJ Habibie memberikan nasihat kepada Gubernut DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait ‘keramaian’ yang terjadi akibat pernyataan Ahok soal Surat Al Maidah 51 saat memberikan arahan di depan masyarakat di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

Ini Pesan BJ Habibie ke Ahok Terkait Kekisruhan Akibat Pernyataan Ahok Soal Surat Al Maidah 51

Ahok sendiri bertemu BJ Habibie pada Rabu (12/10/2016) di kediaman BJ Habibie, sesaat sebelum BJ Habibie berangkat ke Jerman dan menetap di sana selama 3 bulan.

“Ya udah, namanya orang tua, samperin. Dikasih buku, cerita film,” ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (14/10/2016).

Dalam pertemuan tersebut, BJ Habibie memberikan beberapa pesan kepada Ahok terkait kekisruhan yang terjadi.

BJ Habibie berpesan agar Ahok tidak mudah terpancing memberikan balasan terhadap opini publik, namun harus membalas opini tersebut dengan senyuman.

“Sarannya itu aja, kadang-kadang disalahpahamin pun, mau nangispun, masih senyum. Tidak usah dibalas dengan kata-kata,” ucap Ahok.

“Artinya, ‘kalau saya (Habibie) kan’ sudah tua, sebentar lagi akan pergi ke alam istri saya. Tapi masa depan ada di kalian nantinya’,” kata Ahok menirukan perkataan Habibie.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Ridwan Baswedan Meninggal Dunia

Ridwan Baswedan Meninggal Dunia Karena Sakit Jantung

Jakarta – Kabar duka datang dari keluarga besar Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan. ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis