Home > Ragam Berita > Internasional > Foto Ibu-Ibu Etnis Tionghoa Memberikan Makanan bagi Pendemo Anti Ahok Jadi Viral di Medsos

Foto Ibu-Ibu Etnis Tionghoa Memberikan Makanan bagi Pendemo Anti Ahok Jadi Viral di Medsos

Jakarta – Ada yang berbeda saat terjadi unjuk rasa yang dilakukan oleh beberapa ormas muslim terkait pernyataan Ahok soal Surat Al Maidah 51 yang mereka tuding sebagai pelecehan terhadap Al Quran.

Foto Ibu-Ibu Etnis Tionghoa Memberikan Makanan bagi Pendemo Anti Ahok Jadi Viral di Medsos

Di saat massa pendemo, salah satunya dari Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksinya, beberapa ibu-ibu yang dari wajahnya berasal dari etnis Tionghoa justru memberikan makanan bagi para pendemo yang berada di Masjid Istiqlal.

Beredarnya foto ini cukup membuat masyarakat menjadi bertanya-tanya tentang tujuan dari pembagian makanan oleh ibu-ibu beretnis Tionghoa ini.

Peristiwa ini juga memancing Jonru untuk ikut berkomentar lewat fanpage miliknya:

Ibu-ibu beretnis Tionghoa dari Gereja Katedral membagi-bagikan makanan untuk mendukung para pengunjuk rasa di Masjid Istiqlal.
Adegan ini bukan hanya memperlihatkan sikap toleransi yang luar biasa, namun SEPERTINYA juga menunjukkan KEBERPIHAKAN mereka.
NB: Foto dan capture status ini saya ambil dari status FB seorang teman yang melaporkan langsung dari lokasi kejadian. Mohon maaf, identitas si teman saya rahasiakan demi alasan privasi.

(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Bendera Merah Putih Bertuliskan Metallica Juga Bakal Diusut Polisi

Bendera Merah Putih Bertuliskan Metallica Juga Bakal Diusut Polisi

Jakarta – Polisi sedang menyelidiki kasus berkibarnya bendera merah putih bertuliskan huruf Arab pada saat ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis