Home > Ragam Berita > Nasional > Berita Terkini : Saksi Penistaan Surah Al Maidah Diperiksa Bareskrim

Berita Terkini : Saksi Penistaan Surah Al Maidah Diperiksa Bareskrim

Jakarta – Beberapa waktu lalu, nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terseret kasus. Dia dinilai telah melakukan pelecehan agama. Hal tersebut terkait dengan pernyataan tentang Surah Al Maidah ayat 51. Karena itu, Bareskrim Polri melakukan penyelidikan. Nah, lima saksi pun telah diperiksa.

Berita Terkini : Saksi Penistaan Surah Al Maidah Diperiksa Bareskrim

“Itu proses penyelidikan, itu berjalan. Kemarin sudah ada pemeriksaan saksi, ada 5 ya,” kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar pada Sabtu (15/10/2016).

Boy tidak merinci siapa saja 5 saksi yang dimaksud. Ia menyatakan, pihaknya masih akan memeriksa video ucapan Ahok tersebut di laboratorium forensik.

“Kemudian nanti, video diperiksa di laboratorium forensik tentang keutuhan video tayangan di Kepulauan Seribu. Ini prosesnya berjalan,” ujarnya.

Baca juga: Penyelidikan Kasus Pungli di Kemenhub Terus Dikembangkan

Ditanya kapan Ahok diperiksa, Boy mengaku belum mendapat tanggal pasti dari penyidik.

“Tanggalnya saya belum dapat. Biasanya kalau penyidik dapat fakta baru, akan gelar perkara, kemudian menentukan lagi rencana tindak lanjut seperti apa. Tunggu saja prosesnya,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harainindo.com)

x

Check Also

Hebat! Meski Dikeroyok, Anggota Kopassus Ini Bikin 7 Pemuda Mabuk Lari dan 1 Orang Pingsan

Hebat! Meski Dikeroyok, Anggota Kopassus Ini Bikin 7 Pemuda Mabuk Lari dan 1 Orang Pingsan

Jakarta – Seorang anggota Kopassus dari Satuan 81 / Penanggulangan Teror yang bernama Sertu Wahyu ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis