Home > Ragam Berita > Nasional > Bajir Genangi Banda Aceh, Jalan Tidak Bisa Dilalui Kendaraan

Bajir Genangi Banda Aceh, Jalan Tidak Bisa Dilalui Kendaraan

Banda Aceh – Banjir kini menyerang Kabupaten Aceh Jaya. Hingga kini, genangan air tersebut belum surut. Selain itu, di beberapa titik, genangan air mencapai ketinggian satu meter. Akibatnya, kendaraan tidak bisa melewati kawasan tersebut.

Bajir Genangi Banda Aceh, Jalan Tidak Bisa Dilalui Kendaraan

”Debit air semakin bertambah. Di Gampong (Desa) Baro Kecamatan Teunom, jalan lintas Banda Aceh – Meulaboh sudah tidak bisa dilintasi lagi oleh kendaraan kecil maupun roda dua,” kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBK Aceh Jaya Fajar Diharta pada Selasa (18/10/2016).

Akibat genangan yang tidak kunjung surut, sejumlah pengendara enggan melintas karena khawatir kendaraannya mogok di tengah genangan. Hanya sejumlah minibus L-300 dan mobil berbadan besar yang nekat melintas. Sementara kendaraan roda dua harus diangkut dengan becak di sekitar lokasi banjir.

Fajar menuturkan, sejak pagi di sejumlah badan jalan di Aceh Jaya terendam banjir hingga mencapai 80 sentimeter (cm) lebih. Bahkan menurutnya yang sejak pagi sudah berada di lokasi banjir, debit air terus bertambah. Selain itu, hingga kini total sudah 40 gampong terendam banjir.

Baca juga: Staf Ahok Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Penistaan Agama

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya mencatat, akibat hujan yang terus mengguyur selama empat hari terakhir, 3.219 rumah warga terendam. Sebanyak 10 ribu korban jiwa pada banjir tersebut sebagian besar memilih menetap di rumah.

Fajar menyebutkan, sebanyak delapan kecamatan di Aceh Jaya turut menjadi korban bencana alam itu. Masing-masing yakni Kecamatan Krueng Sabee, Teunom, Pasie Raya, Setia Bakti, Darul Hikmah, Sampoinet, dan Indra Jaya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Yusril Berharap Hakim Batalkan Beberapa Pasal Dalam Perppu Ormas

Yusril Berharap Hakim Batalkan Beberapa Pasal Dalam Perppu Ormas

Jakarta – Kuasa hukum Hizbut Tahrir Indonesia Yusril Ihza Mahendra, akan membagi gugatan menjadi dua ...