Home > Ragam Berita > Nasional > Boy : Pelaku Teror Pos Cikokol Diduga Terkait Kelompok Teroris

Boy : Pelaku Teror Pos Cikokol Diduga Terkait Kelompok Teroris

Jakarta – Aksi teror kembali terjadi. Kini pelaku menyasar pos polisi lalu lintas di Cikokol, Tangerang Kota. Kadivhumas Polri Irjen Boy Rafli Amar pun angkat bicara mengenai kasus tersebut. Dia menduga, pelaku adalah salah satu kelompok atau jaringan teroris yang kerap beraksi di tanah air. Karena itu, Desnsus 88 diminta melakukan penyelidikan.

Boy : Pelaku Teror Pos Cikokol Diduga Terkait Kelompok Teroris

“Jadi, kita duga ini berkaitan mengarah kepada kelompok berkaitan dengan jaringan. Tapi, butuh waktu untuk memastikan dia (pelaku) berkaitan kelompok jaringan teror yang mana,” kata Boy di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (20/10/2016).

Dugaan pelaku memiliki latar belakang teror diperkuat dengan caranya melakukan penyerangan dengan membawa bahan peledak.

Baca juga: Pelaku Teror Inisial SA di Tangerang Termasuk Anggota ISIS ?

“Melihat dari sifat penyerangan, membawa bahan peledak karena tidak semua pelaku kejahatan yang bisa membuat bahan peledak terkecuali mereka yang selama ini mengarah kepada mereka yang punya latar belakang teror,” katanya.

Pelaku berinisial SA itu melakukan penyerangan membabi buta dengan membawa senjata tajam dan bahan peledak. Kapolsek Tangerang Kota, Kompol Efendi, menjadi korban dalam penyerangan tersebut. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Kapal Malaysia Kepergok Curi Ikan, Mengaku Hanya Hobi

Kapal Malaysia Kepergok Curi Ikan, Mengaku Hanya Hobi

Jakarta – Belakangan ini, tercata ada sekitar kurang lebih 122 kapal yang telah berhasil ditangkap ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis