Home > Ragam Berita > Nasional > Laode M. Syarief : Masyarakat Jangan Mau Dibayar untuk Memilih

Laode M. Syarief : Masyarakat Jangan Mau Dibayar untuk Memilih

Jakarta – Jelang Pilgub DKI 2017, suasana politik di Jakarta semakin panas. Selain itu, masyarakat harus memilih salah satu di antara tiga calon. Nah, yang dikhawatirkan, para pemilih dibayar untuk menetapkan pilihan kepada salah satu calon.

Laode M. Syarief : Masyarakat Jangan Mau Dibayar untuk Memilih

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarief pun angkat bicara terkait para pasangan calon yang akan bersaing di Pilgub DKI tersebut. Ia menegaskan agar masyarakat menolak money politics sewaktu masa kampanye.

“Masyarakat jangan mau dibayar untuk memilih, yang money politics itu di-stop saja,” ujar Laode di Jakarta pada Kamis (20/10/2016).

‎Selain itu, Laode juga meminta agar masyarakat dapat mencermati latar belakang atau rekam jejak setiap pasangan calon sebelum nantinya dipilih sebagai pemimpin Ibu Kota.

Baca juga: KPU Tegaskan Telah Mendapat Surat Pengajuan Cuti Ahok

“Masyarakat jangan memilih orang yang punya rekam jejak jelek,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, ‎saat ini terdapat tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang tengah gencar bersosialisasi ke warga Ibu Kota menjelang masa kampanye.

Ketiga pasangan tersebut adalah Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djrot Saiful Hidayat, serta pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Gaya Anies Saat Melayani Aduan Warga Mirip Ahok

Gaya Anies Saat Melayani Aduan Warga Mirip Ahok

Jakarta – Pagi kemarin, Anies Baswedan langsung melayani bertolak ke Balai kota untuk menyelesaikan pengaduan ...