Home > Ragam Berita > Nasional > Terbukti Lakukan Pungli, 19 Kepala Sekolah Diskors dan Dipecat

Terbukti Lakukan Pungli, 19 Kepala Sekolah Diskors dan Dipecat

Bandung – Sebanyak 19 Kepala Sekolah di tingkat SD hingga SMA mendapatkan sanksi dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil setelah terbukti melakukan pelanggaran.

Terbukti Lakukan Pungli, 19 Kepala Sekolah Diskors dan Dipecat

Menurut Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, pelanggaran yang dilakukan oleh 19 Kepala sekolah ini beragam, mulai dari menerima hasil tidak sah dari penjualan kepada anak sekolah, penerimaan yang tidak dilaporkan atas pengelolaan barang daerah dan dugaan gratifikasi dari penerimaan mutasi siswa baru.

Berdasarkan bukti yang dikumpulkan oleh Inspektorat Kota Bandung selama tiga bulan, 19 Kepala Sekolah ini lalu mendapatkan sanksi yang beragam dari Wali Kota Bandung, mulai dari sanski ringan berupa skorsing selama tiga bulan dan penundaan kenaikan pangkat hingga pemberhentian dari jabatan.

“Selama tiga bulan Inspektorat sudah melakukan penyelidikan terhadap aduan warga, aduan yang juga hadir melalui Ombudsman terkait adanya maladministrasi dan aliran pungli yang juga jadi perhatian kita,” ucapnya di ruang rapat Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kamis (20/10/2016).

“Presiden kan sudah menginstruksikan memberantas pungli, di Bandung sudah dilakukan dengan pembuktian, maka kita butuh waktu tiga bulan,” ujarnya.

“Dari sana ada kurang lebih 19 kepala sekolah diperiksa, dan diselidiki. Hasil penyelidikan ada dua pelanggaran, maladministrasi tapi gak ada uang (pelanggaran wewenang) dan ada aliran dana ilegal dan sudah terbukti,” tambahnya.
Kang Emil kemudian memberikan perincian terkait 19 Kepala Sekolah yang mendapatkan sanksi.

“Pertama Kepsek yang diskorsing tiga bulan dan dihukum penundaan kenaikan pangkat yakni SDN Soka, SDN Bina harapan 1 dan 2, SDN Centeh, SDN Halimun, dan SDN Nilem,” katanya.

“Kepsek yang diberhentikan, dihukum, diminta mengulang lagi proses seleksi Kepsek adalah SDN Sabang, SDN Banjarsari, SDN Cijagra 1-2, SMPN 2, SMPN 5, SMPN 13, SMPN 6, SMPN 7 dan SMPN 44,” ujarnya.

Sedangkan untuk Kepala Sekolah tingkat SMA yang sebelumnya telah dilimpahkan ke pihak Pempov Jawa Barat, maka Pemkot Bandung hanya memberikan rekomendasi kepada Pemprov Jawa Barat untuk memberikan sanksi.

Mereka adalah Kelapa Sekolah SMAN 2, SMAN 3, SMAN 5, SMAN 8 dan SMAN 9.

“Karena SMA sudah dilimpahkan ke Pemprov Jabar, hukuman itu bentuknya rekomendasi apakah nanti (pemberian sanksi) oleh gubernur, atau melimpahkan lagi ke wali kota karena terjadi sebelum pelimpahan wewenang. Ini sedang ditunggu hasil jawaban provinsi, jadi semua kita sampaikan,” tuturnya.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Berhasil Tangkap Perakit Bom Bekasi

Polisi Berhasil Tangkap Perakit Bom Bekasi

Jakarta – Tidak lama setelah penangkapan tiga terduga teroris di Bekasi, Densus 88 kembali melakukan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis