Home > Ragam Berita > Nasional > Tulisan Berjudul Ahok Pemimpin Yang Islami Menjadi Sorotan Netizen

Tulisan Berjudul Ahok Pemimpin Yang Islami Menjadi Sorotan Netizen

Jakarta – Sebuah pemandangan damai dan menyejukkan terlihat saat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), hadir dalam acara Peringatan Hari Santri dan Deklarasi Pilgub Damai.

Tulisan Berjudul Ahok Pemimpin Yang Islami Menjadi Sorotan Netizen

Ahok nampak sangat mesra dengan para jemaah yang mengerubunginya dengan penuh suka cita saat sesi foto bersama.

Mohamad Guntur Romli memposting di twiter miliknya sejumlah foto saat Ahok bersama dengan para jemaah tersebut.

“Wuiih Ahok dikerubungi jamaah habis acara Peringatan Hari Santri & Deklarasi Pilgub Damai ???,” tulisnya dalam keterangan foto-foto tersebut lewat akun @GunRomli.

Bahkan, Addie MS pun turut meretweet postingan dari Guntur tersebut dengan caption “Adem lihatnya….? Cinta kasih itu universal,” cuitnya lewat akun @addiems.

Karena Ahok adalah Pemimpin Yang Islami

Sebuah tulisan yang berjudul “Ahok Pemimpin Yang Islami” dari seorang Nong Darol Mahmada menjadi sorotan netizen.

Di awal tulisan, Ia menceritakan tentang perdebatan antara dirinya dengan pamannya soal dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Ahok.

“Itulah yang saya katakan kepada paman saya ketika ia mempertanyakan dan menggugat saya mendukung Ahok. Pernyataan saya ini pun saya twit di akun saya @nongandah, yang kemudian saya banyak dibully oleh haters Ahok khususnya yang selalu bilang Ahok sudah menista Islam karena “menghina” Surat Al-Maidah,” tulisnya di laman Qureta.

Ia menganggap bahwa kata Islami merupakan sebuah kata sifat dan kata kerja yang merujuk bukan kepada orang yang beragama Islam.

“Buat saya, islami itu adalah kata sifat dan kata kerja, bukan merujuk untuk orang yang beragama Islam. Program-program Ahok selama menjabat sebagai pemimpin Ibukota Indonesia ini sudah melakoni Hadist Nabi yang berbunyi: ‘Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain’,” lanjutnya.

Ia pun menceritakan tentang dugaan pamannya yang menyangka kalau Ia mendapat bayaran dari Ahok.

“Bermula dari SMS paman saya yang bertanya saya dibayar berapa milyar sampai mendukung Ahok habis-habisan. Saya tersenyum saja membaca SMS tersebut. Saya kemudian menjawabnya, dibayar trilyunan dengan perhitungan biaya program-program Ahok yang sudah terbukti nyata untuk warga Jakarta khususnya Umat Islam. Saya bilang, buat saya Ahok itu pemimpin yang Islami,” kisahnya.

Mendengar jawaban tersebut, ternyata pamannya merasa cukup marah dan dianggap sebagai pencitraan semata.

“Pamanku sepertinya agak emosi dengan pernyataanku itu kemudian ia jawab lagi, semua itu kedok dan cara Ahok menghancurkan Islam karena kalau kamu Islam maka seharusnya tidak pilih Ahok. Dia kutip surat Al-Maidah 51. Saya memaklumi sikap politik paman saya karena ia adalah mantan aktivis HMI yang militan sewaktu mahasiswa, ia juga sangat dekat dengan M. Natsir, Pendiri Partai Masyumi,” terangnya.

Ia mengaku kalau tidak ingin berdebat soal ayat yang belakangan menjadi kontroversi dan kehebohan.

“Saya tidak mau mendebat soal ayat yang jadi heboh dan kontroversi itu karena kalau saya berikan banyak tafsir terkait surat tersebut kepadanya maka sudah ketebak jawabannya, kamu JIL! Saya tak akan menjawab seperti itu, tak ingin berdebat soal tafsir ayat karena hal itu sudah bertebaran di mana-mana,” ungkapnya.

Dirinya mengakui, telah mengumpulkan sejumlah daftar kebaikan Ahok yang sudah terbukti baik untuk kemaslahatan umat Islam.

“Maka dengan telaten saya menjelaskan kepadanya apa saja program-program Ahok yang pro terhadap umat Islam. Tidak mungkin program sebanyak itu kemudian disimpulkan bahwa itu hanyalah kedok Ahok belaka. Rasanya kita bersikap tak adil kepada Ahok karena menuduh senista itu,” ujarnya.

Baca juga: Ahok Sanjung Ruhut lantaran Keluar dari Partai

“Saya kemudian mendaftar prestasi Ahok yang sudah terbukti bermanfaat langsung kepada umat Islam,” sambungnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Habib Rizieq Tersangka, Menag : "Kita Ikuti Saja Proses Hukum"

Habib Rizieq Tersangka, Menag : “Kita Ikuti Saja Proses Hukum”

Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab secara resmi telah ditetapkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis