Home > Ragam Berita > Nasional > Gerindra Berharap Terbangun Kosistensi Konsep Pemerintah dan Putusan MK

Gerindra Berharap Terbangun Kosistensi Konsep Pemerintah dan Putusan MK

Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memberikan putusan mengenai pemilu. Mereka memustuskan pemilu dilakukan berdasar konsep suara terbanyak dan sistem proporsional terbuka. Karena itu, permerintah diharap melakoni putusan tersebut. Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR Ahmad Muzani.

Gerindra Berharap Terbangun Kosistensi Konsep Pemerintah dan Putusan MK

“Gerindra berharap adanya konsistensi antara konsep pemerintah dengan putusan MK,” kata Muzani di Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Dia menjelaskan, di tahun 2009 dalam UU Pemilu konsepnya berdasarkan nomor urut lalu diajukan ke MK kemudian diputuskan berdasarkan suara terbanyak sehingga 2009 dan 2014 dilakukan konsep berdasarkan suara terbanyak.

Muzani menilai, apabila pemilu dilakukan dengan konsep tertutup maka bertentangan dengan Keputusan MK.

“Artinya, jika dilakukan secara tertutup bertentangan dengan keputusan MK yang final dan mengikat,” tambahnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra itu menjelaskan, sistem pemilu yang diajukan pemerintah merupakan salah satu yang menjadi poin krusial pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilu.

Selain itu menurut dia, terkait ambang batas parlemen, jumlah kursi yang diperoleh parpol, dan pembahasan terkait daerah pemilihan (Dapil) yang juga menjadi sorotan Gerindra.

Baca juga: KPK Kembali Mintai Keterangan Panitera MK Kasianur Sidauruk

“Kami akan mengkaji dahulu draft yang diajukan pemerintah, baru kami bersikap,” katanya.

Dia mengklaim, belum mendapatkan draft RUU Penyelenggaraan Pemilu tersebut sehingga Gerindra belum dapat mempelajari dan mengkaji persoalan itu lebih dalam. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polri Bakal Segera Usut Adanya Isu Oknum Jendral Dalam Kasus Novel Baswedan

Polri Bakal Segera Usut Adanya Isu Oknum Jendral Dalam Kasus Novel Baswedan

akarta – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan masih menjalani pemulihan usai disiram ...