Home > Hiburan > Gosip > Vicky Shu Sempat Minder Punya Payudara Besar

Vicky Shu Sempat Minder Punya Payudara Besar

Jakarta – Vicky Shu dianggap sebagai penyanyi yang seksi karena lekuk tubuhnya. Namun siapa sangka ternyata ia malah pernah merasa minder dengan tubuhnya tersebut.

Vicky Shu Sempat Minder Punya Payudara Besar

Lewat sebuah wawancara dengan awak media di SCTV Tower, Jakarta, Kamis (27/10/2016), Vicky Shu mengaku merasa seksi di bagian pinggang ke atas, kemudian menunjuk dadanya. Tetapi dada yang berukuran besar itu sempat membuatnya minder.

“Dulu minder punya dada besar. Bahkan kalau jalan sampai bungkuk buat nutupin itu,” ungkap Vicky Shu.

Pelantun tembang “Mari Bercinta 2” itu sebenarnya tidak menganggap dirinya seksi karena ia merasa tidak percaya diri. Dulu ia adalah perempuan yang pemalu dan introvert. Vicky juga mengaku bahwa aslinya dia adalah perempuan tomboi.

Tetapi oada akhirnya ia merasa bersyukur diberi bagian tubuh dengan ukuran “ekstra” tersebut.

Vicky juga sering dikomentari lantaran pipinya yang tembem. Komentar itu banyak bersliweran di akun Instagramnya hingga membuat Vicky ikut mempermasalahkannya.

Baca juga: Vicky Shu Beber Cara Perawatan Payudara Indah Miliknya

“Aku sampai pernah enggak percaya diri karena pipiku yang chubby. Gara-gara itu orang-orang pun beranggapan kalau aku gendut. Padahal jangan lihat pipinya doang dong,” ujar perempuan 29 tahun itu. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Nafa Urbach : "Perbuatan Nikita Mirzani Sudah Saya Maafkan"

Nafa Urbach : “Perbuatan Nikita Mirzani Sudah Saya Maafkan”

Jakarta – Nafa Urbach ternyata memiliki jiwa yang besar meskipun dirinya telah disakiti oleh Nikita ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis