Home > Ragam Berita > Nasional > Budi Waseso Gemas Ingin Tenggelamkan Kapal Pengangkut Narkoba

Budi Waseso Gemas Ingin Tenggelamkan Kapal Pengangkut Narkoba

Surabaya – Komjen Budi Waseso (Buwas) selaku Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) memiliki impian untuk melawan bandar atau jaringan narkoba luar negeri. Ia ingin kapal yang mengangkut narkotika ditenggelamkan.

Budi Waseso Gemas Ingin Tenggelamkan Kapal Pengangkut Narkoba

Keinginan untuk menggelamankan kapal asing yang terbukti memuat narkoba itu lantaran kekesalan Buwas melihat jaringan narkoba yang sudah masuk ke segala usia di Tanah Air.

“Hari ini ada ton-tonan yang sudah ada di negara kita. Saya tidak tahu ada berapa puluh ton atau 300 ton (narkoba),” ungkap Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) saat pertemuan dengan media di Hotel Singgasana, Surabaya, Rabu (26/10/2016) malam.

Buwas mengisahkan saat-saat awal dirinya memimpin BNN merasa iri dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang bisa dan mendapat dukungan untuk menenggelamkan kapal pencuri ikan.

“Sewaktu saya jadi kepala BNN pertama, saya menelisik ada kontainer yang masuk ke Indonesia. Makanya saya gencar, kepengin betul. Masak Bu Susi bisa menenggelamkan kapal yang mencuri ikan, tapi kan dikosongkan dulu. Masak saya Kepala BNN yang laki-laki tidak bisa menenggelamkan,” kata Buwas.

Kesal dengan dengan para gembong narkoba yang terus mengincar penduduk Indonesia itu, Buwas pun menghadap Panglima TNI untuk menyampaikan ‘mimpi’ penenggelaman kapal yang dipakai untuk mengirim barang haram itu.

“Terus saya lapor panglima TNI, KASAL dipanggil. Terus saya bilang ini A1, saya tanggung jawab, jika nanti sudah masuk ke perairan kita , mohon ditenggelamkan. Sak orang-orangnya sak barang-barangnya. Biar jadi monumen di lautan. Panglima bilang wah kepala BNN ini provokator,” terang Buwas.

Buwas tak putus asa. Dia meyakinkan kepada panglima bahwa ada kapal dari luar negeri yang mengangkut narkotika menuju ke Indonesia.

“Saya bilang saya ini berdasarkan informasi A1, kerja sama sudah lama yang saya ikuti. Kapalnya sudah diketahui dari China berlabuh dari Malaysia, setelah beberapa saat kita ikuti dia berubah nama lambungnya kapalnya, benderanya,” paparnya.

Baca juga: Kampanye Damai : Agus Konvoi Menggunakan Mobil Ala Prajurit

“Dan mereka siap-siap untuk masuk Indonesia, lewat Batam. Kita tidak tahu kapalnya berubah semua, barangnya dipindah semua. Kita sudah koordinasi dengan negara itu, tapi negara itu diam saja. Bahkan membiarkan itu terjadi, sekarang sudah masuk ke Indonesia,” tambahnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Inilah Kronologi Penangkapan Tiga Tersangka Bom Bekasi Hari Ini

Inilah Kronologi Penangkapan Tiga Tersangka Bom Bekasi Hari Ini

Jakarta – Anggota Densus 88 Mabes Polri pada Sabtu (10/12/2016) petang berhasil mengamankan tiga orang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis