Home > Ragam Berita > Nasional > Pemeriksaan Dugaan Korupsi Gula Impor Masih Berlanjut

Pemeriksaan Dugaan Korupsi Gula Impor Masih Berlanjut

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merencanakan pemeriksaan tiga Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ketiganya terjerat kasus dugaan korupsi dalam distribusi gula impor. Kasus tersebut terjadi di Pengadilan Negeri Padang.

Pemeriksaan Dugaan Korupsi Gula Impor Masih Berlanjut

Ketiga JPU yang akan diperiksa penyidik lembaga antirasuah ini adalah Rusmin, Sofia Elfi, dan Ujang Suryana. Mereka akan digali keterangannya untuk melengkapi berkas perkara tersangka Jaksa Farizal.

“Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka F (Farizal),” ‎ujar Plh Kepal Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2016).

Baca juga: KPK Periksa Siti Fadilah Terkait Kasus Alkes

Selain para Jaksa tersebut, penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap Loli Vianda selaku pimpinan kantor kas cabang Veteran. Dia juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Farizal.

Sebagaimana diketahui, Jaksa Farizal ditetapkan tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara distribusi gula impor tanpa label SNI di Pengadilan Negeri Padang. Dia diduga menerima suap Rp365 juta dari Xaveriandy Sutanto selaku Direktur Utama CV Semesta Berjaya selaku terdakwa dalam kasus tersebut. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Melalui Kicauan Akun Twitternya, Penulis Buku Ini Hina Al Quran dan Nabi Muhammad SAW

Melalui Kicauan Akun Twitternya, Penulis Buku Ini Hina Al Quran dan Nabi Muhammad SAW

Jakarta – Salah satu akun Twitter bernama Apollinaris Darmawan telah menyebarkan kebencian dan permusuhan dengan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis