Home > Ragam Berita > Nasional > Fahri Hamzah Sebut Tidak Ada Lagi Yang Mau Dukung Jokowi

Fahri Hamzah Sebut Tidak Ada Lagi Yang Mau Dukung Jokowi

Jakarta – Usai mengikuti aksi unjuk rasa bersama ribuan umat Islam pada Jumat (4/11/2016), Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengungkapkan kekecewaannya terhadap Presiden Joko Widodo karena tidak menemui para pendemo di Istana Presiden kemarin.

Fahri Hamzah Sebut Tidak Ada Lagi Yang Mau Dukung Jokowi

Pada aksi unjuk rasa kemarin, massa berkumpul di depan Istana Presiden menuntut untuk bertemu Presiden Jokowi terkait dugaan penistaan yang mereka tujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Namun pada saat itu Jokowi sedang ada agenda untuk meninjau sejumlah proyek infrastruktur di Bandara Soekarno-Hatta.

Karena sikap Jokowi itu, Fahri Hamzah meyakini tidak akan ada lagi warga yang simpatik kepada Jokowi.

“Orang enggak akan lagi mau dukung dia,” kata Fahri, Jumat petang.

Menurut Fahri, pada saat itu rakyat menjadi seakan ditinggalkan oleh pemimpinnya dan tidak memiliki pemimpin lagi.

“Sekarang perasaan (memiliki) itu enggak ada lagi dan hilang karena sikap Jokowi sendiri yang tidak ada bagi rakyat,” kata dia.

Karena Jokowi tidak dapat menemui para pendemo, maka perwakilan para pengunjuk rasa kemudian diterima oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla yang ditemani oleh Menkopolhukam Wiranto.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

FUI Merasa Terganggu Karena Universitas Kristen Pasang Poster Mahasiswi Berhijab

FUI Merasa Terganggu Karena Universitas Kristen Pasang Poster Mahasiswi Berhijab

Yogyakarta – Forum Umat Islam (FUI) Yogyakarta mendatangi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) pada Rabu ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis