Home > Ragam Berita > Internasional > India Alokasikan Rp 21 Triliun untuk Beli Pesawat Penyelamat

India Alokasikan Rp 21 Triliun untuk Beli Pesawat Penyelamat

New Delhi – Sebanyak 12 pesawat penyelamat amfibi dari Jepang bakal diboyong otoritas India. Kementerian Pertahanan India pun telah menyetujui hal tersebut. Kini mereka menyiapkan anggaran USD1,6 miliar atau Rp 21 triliun.

India Alokasikan Rp 21 Triliun untuk Beli Pesawat Penyelamat

Jepang dan India sudah membicarakan pembelian pesawat itu selama lebih dari dua tahun. Bila pembelian itu sukses, maka ini merupakan pertama kalinya Jepang menjual peralatan perangnya semenjak Perdana Menteri Shinzo Abe menghilangkan pelarangan ekspor senjata dari Negeri Sakura.

Jepang sendiri dilarang mengekspor senjata semenjak 1967 namun pelarangan ini berhasil dihilangkan Abe pada April 2014. Nikkei mewartakan, kesepakatan itu dilakukan India-Jepang pada pertemuan Dewan Akusisi Pertahanan yang akan dilakukan pada Senin 7 November 2016.

Baca juga: Obama Tegaskan Trump Tak Penuhi Kriteria Sebagai Presiden AS

Sebagaimana diberitakan Reuters pada Minggu (6/11/2016) kesepakatan itu juga akan disandingkan dengan penandatanganan memorandum of understanding (MOU) yang bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi. Nikkei juga mewartakan, Modi akan berada di Jepang selama tiga hari.

Selain MOU dan pembelian kapal penyelamat, Abe dikabarkan juga akan mengajak Modi untuk menggunakan teknologi kereta cepat Jepang di India. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Presiden Israel Geram Dengan RUU Yang Melarang Masjid Pasang Pengeras Suara

Presiden Israel Geram Dengan RUU Yang Melarang Masjid Pasang Pengeras Suara

Yerussalem – Terkait dengan RUU kontroversial Israel yang akan melarang masjid-masjid melantunkan adzan dengan menggunakan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis