Home > Ragam Berita > Nasional > Pakar Hukum Pidana : “Bukan Buni Yani, Ahok Yang Potensi Tersangka”

Pakar Hukum Pidana : “Bukan Buni Yani, Ahok Yang Potensi Tersangka”

Jakarta – Buni Yani selaki pengunggah video Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dugaan pelecehan Alquran Surat Al Maidah 51 dinilai tidak pantas dijadikan sebagai tersangka.

Pakar Hukum Pidana : "Bukan Buni Yani, Ahok Yang Potensi Tersangka"

Pasalnya, Buni Yani hanya mengunggah video Ahok saat berada di Kepulauan Seribu. Walaupun video itu dipenggal, tidak mengurangi makna dari pernyataan Ahok.

Diketahui, Buni Yani dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh kelompok relawan komunitas muda Ahok – Djarot (Kota Adja). Tuduhannya karena dianggap‎ melanggar Pasal 28 Ayat (2) Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Harusnya polisi menolak menindaklanjuti laporan tim sukses Ahok,” ‎kata P‎akar Hukum Pidana ‎Universitas Padjajaran Prof Romli Atmasasmita‎ kepada awak media, Minggu (6/11/2016).

Prof Romli juga menilai laporan tim sukses Ahok itu berlebihan. Menurutnya, laporan tersebut hanya mencari sensasi dengan melaporkan Buni Yani ke Polda Metro Jaya.

Lebih lanjut dirinya berpendapat, kelompok relawan Kota Adja itu berusaha menggiring opini bahwa Buni Yani penyebab Ahok dilaporkan ke Kepolisian.

Baca juga: Mantan Jubir Gus Dur : “Ahok Tidak Akan Dihukum, Karena Dia Tidak Salah”
‎‎
“Harusnya, Ahok yang potensi tersangka, saya sudah lihat (videonya), enggak perlu diunggah Buni, enggak perlu dipenggal videonya, Ahok telah menistakan agama,” pungkasnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Jonru Ikut Komentari Insiden Bendera Merah Putih Terbalik

Jonru Ikut Komentari Insiden Bendera Merah Putih Terbalik

Jakarta – Sebuah buku bertajuk souvenir spesial yang dibagikan dalam acara pembukaan SEA Games 2017 ...