Home > Ragam Berita > Nasional > Polri Tegaskan Gelar Perkara Terbuka Bertujuan untuk Transparansi

Polri Tegaskan Gelar Perkara Terbuka Bertujuan untuk Transparansi

Jakarta – Jokowi memerintah Polri melakukan gelar perkara terbuka dalam kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Agus Rianto menjelaskan, hal tersebut adalah salah satu cara Korps Bhayangkara melakukan transparansi.

agus-rianto-karo-penmas-dv-humas-polri_20160705_192958

‎”Dalam prinsip penegakan hukum tak ada yang kita langgar, ini taktik dan teknik upaya kita tunjukan kalau Polri itu transparan dan tak ada keberpihakan. Kalau ada pandangan, kami makasih kritiknya,” kata Agus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016).

Agus ‎mengaku tak mempersoalkan adanya kritikan dari Komisi III DPR yang menyatakan terbukanya gelar perkara merupakan pelanggaran hukum. Menurut dia, gelar perkara terbuka hanya dilakukan untuk mencari titik terang dalam menentukan adanya kasus penistaan agama atau tidak.

“‎Yah tak apa itu kan pandangan. Ini kan kita dalam penentuan kasus saja, apakah nanti naik ke penyidikan ataukah tidak,” terangnya.

Baca juga: Ruhut Sitompul, Junimart Girsang, dan Trimedya Pandjaitan Kawal Pemeriksaan Ahok

Menurut Agus, pihaknya akan berupaya menyelesaikan kasus ini selama dua pekan. Sebab, dugaan kasus yang ten‎gah menjerat Ahok ini merupakan atensi besar publik untuk segera diselesaikan.

“Dua pekan mudah-mudahan memungkinkan yah. Kan ini masyarakat taruh atensi besar kasus ini, kedua ada sinyalemen polisi tak independen, polisi berpihak maka kita buktikan tak ada keberpihaka‎n,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Nek Mimi Mengaku Hanya Diminta Anies Untuk Sabar

Nek Mimi Mengaku Hanya Diminta Anies Untuk Sabar

Jakarta – Untuk para penghuni Rusun Daan Mogot, pasti tak asing dengan nama Nek Mimi. ...