Home > Ragam Berita > Internasional > Berita Internasional : Erdogan Tanggapi Santai Sebutan Pemerintah Diktator

Berita Internasional : Erdogan Tanggapi Santai Sebutan Pemerintah Diktator

Ankara – Recep Tayyip Erdogan adalah salah presiden Turki. Belum lama ini, dia menanggapi santai sebutan pemerintah diktator. Sebutan tersebut diberikan pemimpin negara-negara Eropa. Nah, dia pun menuduh Eropa adalah biang keladi terorisme. Mereka dituduh membantu militan Kurdi.

Berita Internasional : Erdogan Tanggapi Santai Sebutan Pemerintah Diktator

”Eropa secara keseluruhan bersekongkol dengan terorisme. Saya tidak peduli jika mereka menyebut diktator atau apa pun itu. Sebutan itu hanya akan masuk telinga kiri, keluar telinga kanan,” ujar Erdogan sebagaimana diberitakan Independent pada Senin (7/11/2016).

Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Federica Mogherini menyatakan kekhawatirannya setelah dua petinggi Partai HDP Selahattin Demirtas dan Figen Yuksek ditangkap oleh otoritas Turki. Sementara Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyebut ada tren mengkhawatirkan mengenai kebebasan berekspresi di Turki.

UE juga mengkritik keras upaya bersih-bersih Turki usai upaya kudeta militer yang gagal pada 15 Juli 2016. Lebih dari 110 ribu orang ditahan, diskors, atau dipecat oleh Pemerintah Turki. Aksi itu dianggap sebagai langkah membungkam oposisi resmi oleh Eropa dan negara-negara Barat.

Baca juga: Dukungan kepada Trump Terus Bertambah Jelang Pilpres AS

Pemerintah Turki turut berlaku sewenang-wenang terhadap kebebasan pers. Sebanyak 170 harian, majalah, stasiun televisi, dan agen berita yang bertentangan dengan Erdogan ditutup. Akibatnya, sekira 2.500 wartawan Turki menganggur. Semua langkah tersebut ditambah dengan melarang penggunaan media sosial serta aplikasi berkirim pesan seperti WhatsApp.

Sementara itu, Hubungan antara Turki dengan UE kembali memanas akibat komentar dari Mogherini. Menteri Luar Negeri Turki Omer Celik menuduh mereka yang ingin membekukan pembicaraan keanggotaan Turki di UE sebagai sebuah tindakan rasisme. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Kolombia Dapat Laporan Pesawat yang Membawa Tim Brasil Chapecoense Hilang

Kolombia Dapat Laporan Pesawat yang Membawa Tim Brasil Chapecoense Hilang

Bogota – Sebuah pesawat kembali dilaporkan hilang. Pesawat tersebut membawa 81 orang. Perinciannya, 72 penumpang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis