Home > Ragam Berita > Nasional > Benarkah Perusuh Demo 4/11 Punya Hubungan Kekerabatan Dengan Anggota DPD RI ?

Benarkah Perusuh Demo 4/11 Punya Hubungan Kekerabatan Dengan Anggota DPD RI ?

Jakarta – Salah seorang tersangka pembuat rusuh pada aksi demo 4 November 2016 lalu yakni Ismail Ibrahim (23) ditangkap oleh pihak kepolisian ditangkap di rumah salah seorang anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Basri Salama.

Benarkah Perusuh Demo 4/11 Punya Hubungan Kekerabatan Dengan Anggota DPD RI ?

“Benar, kami tangkap di lokasi tersebut (rumah Basri Salama),” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan, Senin (7/10/2016) malam.

Tersangka ditangkap di rumah kontrakan Basri Salama yang terletak di Jalan Attahiriyah 2, Pejaten Barat, Jakarta Selatan, sekitar pukul 20.00 WIB malam.

Menurut Hendy, Ismail Ibrahim telah satu tahun ini menumpang di rumah Basri Salama karena mereka berasal dari satu daerah yang sama yakni Pulau Tidore.

“Yang bersangkutan tinggal di rumah Basri Salama sejak 2015 karena tidak mampu bayar kontrakan sehingga yang bersangkutan diajak oleh Basri Salama tinggal di rumah kontrakannya karena masih (berasal dari) satu pulau di Pulau Tidore,” ujar Hendy.

Ismail sendiri tercatat sebagai mahasiswa semester 5 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Sosiologi di sebuah kampus swasta di kawasan Jakarta Selatan. Dia juga merupakan Ketua Himpunan Mahasiswa Sosiologi.

Pada saat aksi demo 4 November, Ismail terbukti melakukan penyerangan terhadap aparat pada malam harinya setelah aksi damai di depan Istana Negara berakhir.

“Yang bersangkutan melakukan penyerangan kepada petugas karena ikut teman yang lain yang sudah melempari dan menyerang serta terprovokasi oleh kata-kata dari orator di atas mobil komando untuk tidak takut dan terus maju,” jelas Hendy.

“Yang bersangkutan menyerang petugas sampai dengan massa membubarkan diri malam hari kurang lebih jam 9 malam. Selanjutnya yang bersangkutan pulang ke kontrakannya. Selama dari tanggal 4 November sampai dengan tertangkap tanggal 7 November yang bersangkutan tidak pernah dihubungi oleh teman teman HMI untuk membahas terkait hasil demo tanggal 4 November,” sambungnya.

Hingga kini pihak HMI belum ada yang melakukan konfirmasi terkait tertangkapnya Ismail Ibrahim ini.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Fadli Zon : "Saya Ramalkan Prabowo Akan Jadi Presiden 2019"

Fadli Zon : “Saya Ramalkan Prabowo Akan Jadi Presiden 2019”

Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mengatakan bahwa hasil survei yang telah ...