Home > Olahraga > Bola > Bonek Ancam Lumpuhkan Jatim Jika Hak Persebaya Tidak Dikembalikan

Bonek Ancam Lumpuhkan Jatim Jika Hak Persebaya Tidak Dikembalikan

Surabaya – Dalam Kongres Pemilihan PSSI dengan tegas diputuskan menolak membahas pemutihan sanksi dari Persebaya. Namun, mengenai hal tersebut, Suporter Persebaya, Bondo Nekat (Bonek), merasa kecewa dengan para pemilik suara yang hadir kala itu.

Bonek Ancam Lumpuhkan Jatim Jika Hak Persebaya Tidak Dikembalikan

Agenda pembahasan penerimaan anggota klub dan pemutihan status klub terhukum memang sempat dimasukkan oleh PSSI. Namun, agenda tersebut justru dibatalkan usai mendapatkan penolakan dari 84 voters melalui voting. Mendengar hasil voting tersebut, perwakilan Bonek yang sudah datang ke Hotel Mercure, langsung melakukan protes keras di depan ruangan kongres.

“PSSI tidak menghargai momentum hari pahlawan di Surabaya. Kami akan bertarung di Surabaya. Arek-arek Jawa Timur akan total semuanya melumpuhkan Jatim agar presiden atau siapapun tahu bahwa kami tidak akan mundur sampai Persebaya dikembalikan hak-haknya. Kami tidak akan mundur,” kata juru bicara Bonek, Andie Peci kepada wartawan.

Baca Juga : PDIP Menyebut Oknum Penolak Kampanye Ahok Bukan Warga Setempat

Memang Persebaya sendiri sudah tak bergabung lagi dengan PSSI setelah dihukum lantaran mengikuti kompetisi ilegal yakni Indonesian Premier League (IPL) pada tahun 2011 lalu.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Melawan Thailand Lagi di Final Piala AFF 2016, Lilipaly Ingin Cetak Gol

Melawan Thailand Lagi di Final Piala AFF 2016, Lilipaly Ingin Cetak Gol

Hanoi – Dalam wawancara dengan laman resmi AFF seusai laga semifinal lawan Vietnam, di Hanoi, ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis