Home > Ragam Berita > Nasional > Habib Rizieq dan MUI Akan Diundang Dalam Gelar Perkara Ahok

Habib Rizieq dan MUI Akan Diundang Dalam Gelar Perkara Ahok

Jakarta – Setelah melakukan beberapa pemeriksaan terhadap pelapor, terlapor, dan saksi-saksi ahli dalam kasus dugaan penistaan agama yang ditujukan kepada calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pihak kepolisian akan segera melakukan proses gelar perkara dengan mengundang beberapa pihakyang terkait.

Habib Rizieq dan MUI Akan Diundang Dalam Gelar Perkara Ahok

Gelar perkara yang dilakukan Polri dalam kasus Ahok ini akan dilakukan secara terbuka terbatas dengan mendatangkan beberapa pihak yang berperkara, termasuk Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, dan saksi ahli dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Kita undang untuk melihat apa yang sudah kita dapat kemudian dari pihak-pihak (Rizieq dan MUI) akan menambakan informasi atau keterangan,” kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim), Komjen Ari Dono Sukmanto, kepada wartawan di Kantor Bareskrim, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jln Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusar, Jumat (11/11/2016).

Selain itu, menurut Ari Dono, pihaknya juga akan mengundang Ahok sebagai terlapor, sebelas pelapor, dan para saksi ahli dalam gelar perkara.

“Nanti dari pihak terlapor dan pelapor. Nanti kita hadirkan. Nanti jumlah akan dibatasi sesuai dengan ruang yang ada,” kata Ari.

Selain mengundang pihak-pihak yang berperkara, gelar perkara tersebut juga akan dihadiri oleh perwakilan dari Inspektorat, Divisi Hukum, Propam, Ombudsman, dan Kompolnas.

“Seperti yang saya sampaikan dahulu, gelar perkara merupakan kontrol penyidik atau atasan penyidik daripada tahap penyelidikan sampai penyidikan. Yang biasa kita lakukan yaitu gelar penyelidikan yaitu dilakukan internal penyidik,” kata Ari.

Gelar perkara yang dilakukan secara terbuka terbatas ini sendiri merupakan tindaklanjut dari permintaan agar gelar perkata terhadap Ahok ini dilakukan secara terbuka.

“Akan tetapi, dalam hal ini karena memang situasi dan keinginan dari pihak-pihak atas suatu keterbukaan atau transparansi, maka kegiatan gelar perkara penyelidikan kami laksanakan secara terbuka terbatas,” kata Ari.

“Selesai gelar, lalu kami analisa secepatnya. Baru nanti kalau sehari selesai, besoknya bisa diketahui dan disampaikan,” pungkas Ari.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Pengamat Politik Nilai Ahok Bakal Sulit Lolos dari Jeratan Hukum

Pengamat Politik Nilai Ahok Bakal Sulit Lolos dari Jeratan Hukum

Jakarta – Pengamat politik dari Universitas Indonesia Arbi Sanit menilai Basuki T. Purnama alias Ahok ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis