Home > Ragam Berita > Nasional > Pakar Hukum : Kekhawatiran Penggulingan Kekuasaan Jokowi Terlalu Berlebihan

Pakar Hukum : Kekhawatiran Penggulingan Kekuasaan Jokowi Terlalu Berlebihan

Jakarta – Margarito Kamis selaku pakar hukum tata negara mengkhawatirkan jika pemerintahan saat ini bakal digulingkan merupakan hal berlebihan. Menurutnya, akan sangat sulit memakzulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan mendorong people power.

Pakar Hukum : Kekhawatiran Penggulingan Kekuasaan Jokowi Terlalu Berlebihan

Margarito mengungkapkan, mayoritas partai pemilik kursi di parlemen saat ini sudah menjadi pendukung pemerintahan Jokowi. “Itu (kekhawatiran pemakzulan, red) saya kira berlebihan. Karena sistem sekarang ini tidak memungkinkan,” katanya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (12/11/2016).

Margarito juga mengatakan apabila Presiden Jokowi saat ini tengah menguasai partai politik di DPR. Selain itu, proses untuk pemakzulan sebagaimana diatur UUD 1945 juga panjang.

Lebih lanjut, Margarito m, upaya pemakzulan berarti harus ada tuduhan dari DPR bahwa presiden telah melanggar undang-undang. Selanjutnya, tuduhan itu diteliti oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga: Timses Anies Menilai Ahok Telah Dikalahkan Oleh Dirinya Sendiri

“Kalau MK setuju (ada pelanggaran UU, red) kembali lagi ke MPR bersidang. Nah, di MPR sana bisa iya, bisa tidak. Jadi rumitnya minta ampun,” tuturnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Sandiaga Uno dan Djarot Saiful Hidayat Bertemu, Netizen Justru Fokus ke Botol Minuman

Sandiaga Uno dan Djarot Saiful Hidayat Bertemu, Netizen Justru Fokus ke Botol Minuman

Jakarta – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Salahudin Uno melakukan pertemuan tertutup dengan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis