Home > Ragam Berita > Internasional > Unjuk Rasa Menentang Donald Trump hingga Kini Masih Berlanjut

Unjuk Rasa Menentang Donald Trump hingga Kini Masih Berlanjut

New York – Dengan meneriakkan yel-yel “Bukan presiden saya” dan “love trumps hate” (cinta menggantikan kebencian, cinta diasosiasikan dengan Hillary Clinton sedangkan kebencian diasosiasikan dengan Donald Trump), ribuan demonstran turun lagi ke jalan di kota-kota besar di seluruh penjuru Amerika Serikat pada Sabtu (12/11/2016) waktu setempat. Kondisi itu pun sudah memasuki hari keempat untuk menolak Presiden terpilih Donald Trump.

Unjuk Rasa Menentang Donald Trump hingga Kini Masih Berlanjut

Unjuk rasa terbesar meletus di New York, Los Angeles , dan Chicago. Panitia demonstrasi ingin membangun momentum setelah beberapa malam berunjuk rasa yang dipicu oleh kemenangan mengejutkan Trump pada Pemilu Selasa (8/11/2016).

Di New York, ribuan demonstran berpawai damai di Fifth Avenue dengan mengenakan hiasan-hiasan Natal sebelum memadati jalan di sekitar Trump Tower, rumah Donald Trump.

“Kami ngeri negeri ini telah memilih seorang rasis pembeci perempuan yang sama sekali tidak layak dengan membawa platform yang sungguh penuh kebencian,” kata Mary Florin-McBride (62), pensiunan bankir dari New York yang membawa spanduk bertuliskan Tidak boleh ada Fasisme di Amerika.

Baca juga: ISIS Ledakkan Tempat Suci di Barat Daya Pakistan

Sementara itu, masa yang berunjuk rasa di Chicago dan Los Angeles berkumpul di Taman MacArthur Park sembari mengangkat spanduk bertuliskan Dump Trump (Buang Trump) dan Minoritas itu penting. Lalu, mereka pun bergerak ke pusat kota. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Gerakan Militer Myanmar Mendapat Dukungan Dari China

Gerakan Militer Myanmar Mendapat Dukungan Dari China

Jakarta – Menjadi pembicaraan utama, kali ini Cina berikan dukungan pada pihak militer Myanmar dalam ...