Home > Ragam Berita > Nasional > Mulyadi P. Tansir Tidak Tunjukkan Sikap Kooperatif saat Pemeriksaan

Mulyadi P. Tansir Tidak Tunjukkan Sikap Kooperatif saat Pemeriksaan

Jakarta – Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PBHMI) Mulyadi P. Tansir kini telah diperisksa sebagai saksi. Polri meminta keterangan yang bersangkutan terkait kericuhan pada 4 November. Sebagaimana diketahui, aksi damai saat itu berubah menjadi sebuah kericuhan.

Mulyadi P. Tansir Tidak Tunjukkan Sikap Kooperatif saat Pemeriksaan

“Dalam pemeriksaan, dari 28 pertanyaan memang saya lihat Ketua HMI kurang kooperatif karena dalam jawabannya yang bersangkutan pada intinya tidak mau menjawab pertanyaan penyidik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/11/2016).

Awi memastikan, Ketum PB HMI diyakini ikut serta dalam aksi bela Islam jilid II pada 4 November 2016. Menurutnya, pemanggilan Mulyadi dikarenakan dirinya terekam video milik Polda Metro Jaya.

“Gambarnya ada kok, ya iya,” sambungnya.

Dalam kasus ini, polisi masih melakukan penahanan terhadap sejumlah kader HMI. Keempat kader tersebut ditetapkan sebagai tersangka. Namun, keempat kader tersebut telah meminta penangguhan penahanan.

Baca juga: Kasus Penistaan Agama Bakal Mendapat Pengawalan dari Para Advokat MUI

Awi menegaskan, permintaan penangguhan penahanan merupakan hak para tersangka. Namun, keputusan itu kembali ke penyidik yang berhak menerima atau menolaknya.

“Penangguhan haknya tersangka namun keputusan hak dari penyidik. Mereka (keempat kader tersangka) kita kenakan Pasal 214 dengan ancaman 7 tahun penjara,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

BMKG Informasikan Adanya Potensi Gempa susulan

BMKG Informasikan Adanya Potensi Gempa susulan

Banjarnegara – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan potensi gempa susulan, meskipun dengan intensitas ...