Home > Ragam Berita > Nasional > BNNP Sultra dan TNI Bersinergi Berantas Peredaran Narkoba

BNNP Sultra dan TNI Bersinergi Berantas Peredaran Narkoba

Kendari – Narkoba memang telah menjadi musuh di Indonesia. Pemberantasan pun kerap dilakukan. Nah, kini Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tujuannya, memperkuat tim gabungan untuk memusnahkan peredaran narkoba.

BNNP Sultra dan TNI Bersinergi Berantas Peredaran Narkoba

BNNP Sultra dan TNI Bersinergi Berantas Peredaran Narkoba

Kabidhumas Polda Sultra AKBP Sunarto menjelaskan, dari unsur TNI menurunkan Polisi Militer (PM) agar tim gabungan dalam melakukan inspeksi mendadak di sejumlah lokasi yang mencurigakan berjalan optimal.

“Sudah menjadi rahasia umum bahwa bisnis narkoba saat ini sudah merambah semua elemen, sehingga penindakannya harus dilakukan oleh tim gabungan yang solid,” katanya, Selasa (15/11/2016).

Menurut Sunarto, salah satu sasaran razia peredaraan narkoba adalah tempat hiburan malam karena disinyalir pengguna narkoba adalah mereka yang beraktivitas di tempat itu.

“Berdasarkan pengalaman dan pengakuan beberapa pelaku yang sudah tertangkap, umumnya mereka beraktivitas di tempat hiburan malam, sehingga secara periodik harus di inspeksi mendadak,” ujarnya.

Dia menambahkan, pada razia akhir pekan lalu petugas menemukan 10 pekerja tempat hiburan malam yang positif memakai zat adiktif dengan alasan tertentu.

Baca juga: Bank Jateng Cabang Salatiga Dibobol Kawanan Perampok

“Di antara mereka berdalih bahwa tidak tahu kalau obat yang disuguhkan membahayakan atau terlarang. Ada pula yang mengatakan obat yang dikonsumsi untuk daya tahan tubuh,” katanya.

Sementara itu, bagi karyawan yang positif memakai narkoba, berdasarkan tes urine, akan direhabilitasi dan mungkin juga diproses hukum kalau perannya tidak sekadar pemakai. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Info Arus Mudik 2017: H+2 Lebaran Terjadi Kemacetan di Kawasan Puncak Hingga 6 Km

Info Arus Mudik 2017: H+2 Lebaran Terjadi Kemacetan di Kawasan Puncak Hingga 6 Km

Bogor – Pada hari Selasa (27/6/2017) atau dua hari setelah Lebaran, terjadi kemacetan yang cukup ...