Home > Hiburan > Film > Apakah Acha Septriasa Alami Diskriminasi saat Syuting Film “Bulan Terbelah Di Langit Amerika 2” ?

Apakah Acha Septriasa Alami Diskriminasi saat Syuting Film “Bulan Terbelah Di Langit Amerika 2” ?

Jakarta – Bintang film “Bulan Terbelah Di Langit Amerika 2,” Acha Septriasa, bersyukur karena tidak mengalami tindakan diskriminatif saat menjalani syuting ni Amerika Serikat (AS).

Apakah Acha Septriasa Alami Diskriminasi saat Syuting Film "Bulan Terbelah Di Langit Amerika 2" ?

Terlebih karena Acha mengenakan hijab dalam film tersebut.

“Untungnya tidak ada diskriminasi waktu syuting di San Fransisco. Sempat ada kecelakan, terus ada kejadian penembakan juga. Tapi tidak menyentuh aktivitas syuting. Semuanya aman. Orang Amerika bersahabat sama film Indonesia,” kata Acha saat ditemui di Jakarta, Sabtu (19/11/2016).

Selain Acha, film “Bulan Terbelah di Langit Amerika 2” juga dibintangi oleh sederet aktor dan aktris seperti Abimana, Hannah Al-rashid, Yeslin Wang, Rianti Cartwright. Film ini akan tayang serentak di bioskop Tanah Air pada 8 Desember 2016.

Baca juga: Film Hangout Besutan Raditya Dika Akan Tayang Perdana Pada Akhir Tahun

Acha pun turut mengisi soundtrack film ini berduet dengan penyanyi Ade Omar di lagu Bulan Terbelah. Terakhir kali Acha mengisi soundtrack yaitu pada 2012 ketika berduet dengan Reza Rahadian. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Ketua PARFI 56 Meminta Dukungan Masyarakat Untuk Memajukan Perfilman Indonesia

Ketua PARFI 56 Meminta Dukungan Masyarakat Untuk Memajukan Perfilman Indonesia

Jakarta – Perfilman Indonesia saat ini telah mengalami kemajuan. Hal tersebut sebagaimana yang dikatakan oleh ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis