Home > Ragam Berita > Nasional > Buni Yani Merasa Terdzolimi Karena Statusnya Dinaikkan Sebagai Tersangka ?

Buni Yani Merasa Terdzolimi Karena Statusnya Dinaikkan Sebagai Tersangka ?

Jakarta – Buni Yani selaku tersangka kasus penyebaran video pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor, sebelum dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda metro Jaya.

Buni Yani Merasa Terdzolimi Karena Statusnya Dinaikkan Sebagai Tersangka ?

Kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian, menyatakan, Buni memprotes atas statusnya kini yang telah menjadi tersangka. Bahkan Buni menolak untuk menandatangani surat penahanan yang disodorkan tim penyidik.

“Beliau tidak menandatangani surat penangkapan sehingga akan dibuatkan berita acara penolakan karena hari ini pemeriksaan dilanjutkan,” kata Aldwin, Rabu malam (23/11/2016).

Aldwin lantas menyatakan jika Buni dalam hal ini sebagai korban terdzolimi. Dan proses hukum yang dijalani Buni, dinilainya tidak adil.

Baca juga: Petisi Untuk Kapolri Cabut Status Ahok Sebagai Tersangka Telah Ditandatangi Ribuan Orang

“Keadilan harus ditegakkan. Tidak boleh orang dizolimi dan tanpa dasar. Yang jelas proses hukumnyatidak fair diperlakukan seperti ini,” demikian pernyataan Aldwin. (Yayan – harianindo.com)

One comment

  1. PEmerkosa juga merasa terzolimi, sebab dia ditolak sama wanita yg diperkosanya.
    Coba kalo wanita itu menerima, tentu namanya bukan perkosaan.

x

Check Also

Dianggap Membangkang, Ahmad Dhani Didepak Dari Lesbumi NU

Dianggap Membangkang, Ahmad Dhani Didepak Dari Lesbumi NU

Jakarta – Baru-baru ini beredar kabar bahwa Musisi Ahmad Dhani telah dipecat dari jabatan sebagai ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis