Home > Ragam Berita > Nasional > Kapolri Himbau Masyarakat Saling Mengingatkan Agar Tak Mudah Terprovokasi

Kapolri Himbau Masyarakat Saling Mengingatkan Agar Tak Mudah Terprovokasi

Jakarta – Mengenai kasus dugaan penistaan agama yang menyeret nama Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengajak masyakat untuk tidak dikait-kaitkan dengan persoalan lainnya.

Kapolri Himbau Masyarakat Saling Mengingatkan Agar Tak Mudah Terprovokasi

“Jangan dikaitkan kasus ini dalam ranah politik, agama dan ras, karena perbedaan suku agama dan ras itulah yang menyatukan bangsa kita ini,” kata Kapolri saat menghadiri istigosah bersama ulama, kiai serta masyarakat Banten di Mesjid Raya Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Serang, Jumat (25/11/2016).

Tito menegaskan kembali bahwa proses hukum dari kasus tersebut masih terus berlanjut hingga kini. Ia mengatakan bahwa nantinya, masyarakat bisa menyaksikan sendiri proses hukum Ahok secara terbuka di meja persidangan. Namun, Ia mengimbau jangan sampai karena kasus ini yang dilakukan satu orang akan merembet dengan mengganggu pihak atau warga lainnya.

“Hari ini sekitar jam 10-an berkas perkara diserahkan ke Kejaksaan Agung. Kalau berkas tersebut sudah P21 (lengkap), tugas polri sudah selesai,” kata Tito di hadapan ribuan warga yang mengikuti doa bersama tersebut.

Baca Juga : Demo 2 Desember, Kapolri Ingatkan Banyak Negara Mayoritas Muslim Yang Berantakan

“Masalah ini masalah satu orang dan proses hukum sedang ditangani oleh penegak hukum. Sampaikan kepada warga lainnya, jangan terpengaruh dan jangan terprovokasi,” ujar Tito, seperti dikutip dari Antara.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Angkat Ajudan dari Papua, Presiden Jokowi Dinilai Memilih Tidak Berdasarkan SARA

Angkat Ajudan dari Papua, Presiden Jokowi Dinilai Memilih Tidak Berdasarkan SARA

Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan apresiasi terhadapan keputusan Joko Widodo untuk memilih ...