Home > Ragam Berita > Nasional > Fahri Hamzah Menyebut Tak Bisa Situs Habib Rizieq Ditutup Secara Sepihak

Fahri Hamzah Menyebut Tak Bisa Situs Habib Rizieq Ditutup Secara Sepihak

Jakarta – Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua DPR RI menyesalkan keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang memblokir sepihak sejumlah akun media sosial, termasuk situs imam besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Fahri Hamzah Menyebut Tak Bisa Situs Habib Rizieq Ditutup Secara Sepihak

“Tidak boleh Kominfo sebagai eksekutor. Jaksa yang harus memerintahkan Kominfo untuk melakukan penutupan. Kalau Kominfo melakukan penutupan sepihak, itu enggak bagus, nanti masuk dalam kepentingan politik. Kecuali situs-situs yang kasat mata seperti situs pornografi, narkotika. Tapi kalau pemikiran, enggak bisa diadili, pemikiran harus dilawan dengan pemikiran juga,” kata Fahri Hamzah di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (28/11/2016).

Fahri menduga, penutupan beberapa akun media sosial beserta sejumlah situs tersebut karena pesanan yang berlebihan. Situs-situs dan akun media sosial yang dianggap konfrontatif kepada pemerintah satu persatu akan berangus.

“Ada pesanan yang berlebihan, ada gagap naratif. Orang salah membaca, seolah-olah ada perbedaan pendapat dengan pemerintah langsung dibasmi, itu enggak boleh. Dalam demokrasi itu yang kita terima adalah perbedaan pendapat, termasuk berbeda pendapat dengan orang yang paling ekstrem sekalipun. Selama orang berpikir, tidak boleh dipidana,” kata dia.

Dirinya pun mendorong Kominfo untuk melakukan proses peradilan terhadap pemilik media sosial ataupun situs yang dianggap melawan pemerintah, tidak secara langsung melakukan pemblokiran sepihak.

Baca juga: Meski Unggul, Agus Tak Ingin Terbuai Hasil Survey

“Panggil orangnya. Kalau tidak kenal orangnya dan tidak mau dipanggil, tutup saja, tak masalah. Tapi kalau orangnya ada, institusinya ada, ya dipanggil untuk berperkara,” tegasnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

KPU Bakal Periksa Berkas Administratif Parpol Dalam Waktu Sebulan

KPU Bakal Periksa Berkas Administratif Parpol Dalam Waktu Sebulan

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan akan melakukan penelitian administratif untuk partai politik (politik) ...