Home > Ragam Berita > Nasional > Botol Hijau Diatas Meja Ahok dan Kapolri Ini Dituding Sebagai Miras

Botol Hijau Diatas Meja Ahok dan Kapolri Ini Dituding Sebagai Miras

Jakarta – Baru-baru ini beredar sebuah foto Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, tengah makan bersama dengan Kapolri Jenderal, Tito Karnavian. Foto tersebut heboh di media sosial. Salah satu akun jejaring sosial Facebook bernama Jack yang pertama kali mengunggah foto tersebut, pada (24/11/2016) silam ke sebuah grup ‘BERANDA TOLAK JOKOWI DAN AHOK’.

Botol Hijau Diatas Meja Ahok dan Kapolri Ini Dituding Sebagai Miras

Dalam foto tersebut, Jack turut menuliskan keterangan yang bernada provokatif seperti berikut ini:

“Biar foto yang berbicara.. Atas ketidakadilan yang terjadi di Indonesia. Acara minum-minum MIRAS bersama akibat sering gaul dengan Ahok. Hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” tulis Jack.

Baca Juga : Habib Rizieq Pastikan Demo 2 Desember Bukan Aksi Anti China dan Anti Kristen

Foto tersebut meperlihatkan Ahok tengah duduk di meja makan bersama Kapolri, dan satu orang lainnya. Terlihat juga raut wajah mereka menunjukkan ekspresi tertawa. Namun, tak ada yang tahu apa yang mereka perbincangkan. Namun, di atas meja makan tersebut, terdapat sejumlah hidangan dan sejumlah botol berwarna hijau. Botol berwarna hijau tersebut dinilai Jack sebagai minuman keras.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Habiburokhman Curigai Ada Upaya Bebaskan Ahok Ditingkat Banding dan Kasasi

Habiburokhman Curigai Ada Upaya Bebaskan Ahok Ditingkat Banding dan Kasasi

Jakarta – Pihak Advokat Cintah Tanah Air (ACTA) menilai ada kejanggalan besar dalam penanganan kasus ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis