Home > Ragam Berita > Nasional > Putri Gus Dur Sebut Ada Kelompok Teroris Yang Ingin Manfaatkan Demo 2 Desember

Putri Gus Dur Sebut Ada Kelompok Teroris Yang Ingin Manfaatkan Demo 2 Desember

Jakarta – Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau akrab disapa Yenny Wahid baru-baru ini memberikan imbauan untuk mewaspadai gerakan radikal yang mulai bergerak lagi. Menurut Direktur Wahid Institute tersebut, kelompok radikal itu kembali bergerak dan mencoba untuk memanfaatkan aksi unjuk rasa besar yang terkait dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Calon Gubernur DKI Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Putri Gus Dur Sebut Ada Kelompok Teroris Yang Ingin Manfaatkan Demo 2 Desember

“Di lapangan memang saat ini sudah ada jaringan lama yang tadinya tidur tiba-tiba aktif lagi,” ujar Yenny saat dikonfirmasi, Selasa (29/11/2016).

Menurut Putri dari Presiden keempat Abdurahman Wahid (Gus Dur) tersebut, jaringan gerakan kelompok radikal yang mulai bangkit adalah Jamaah Islamiyah, Al Qaeda, serta sel-sel dari Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Ia menilai bahwa mereka sangat menantikan adanya momentum potensi kericuhan dan kegaduhan pemerintah. Hal tersebut agar mereka bisa melancarkan aksi radikalnya.

Baca Juga : Sang Kakak Ceritakan Kedekatan Hubungan Ahok Dengan Keluarga Muslimnya

“Mereka bangkit dan meningkatkam konsolidasi,” katanya.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Habiburokhman Curigai Ada Upaya Bebaskan Ahok Ditingkat Banding dan Kasasi

Habiburokhman Curigai Ada Upaya Bebaskan Ahok Ditingkat Banding dan Kasasi

Jakarta – Pihak Advokat Cintah Tanah Air (ACTA) menilai ada kejanggalan besar dalam penanganan kasus ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis