Home > Ragam Berita > Nasional > Demo 212, Peserta Aksi : “Siapa Tahu Ketemu Yang Saleha Langsung Ajak Kenalan”

Demo 212, Peserta Aksi : “Siapa Tahu Ketemu Yang Saleha Langsung Ajak Kenalan”

Jakarta – Aksi super damai yang bertajuk Bela Islam III pada 2 Desember diikuti oleh berbagai kalangan, tak terkecuali para muda-mudi. Disana, mereka tidak hanya untuk berdoa bersama, melainkan justru juga mencari jodoh. Salah seorang warga Bogor bernama Aji mengatakan bahwa demo 2 Desember tersebut digunakannya untuk berkenalan dengan muda-mudi Islam lainnya.

Demo 212, Peserta Aksi : "Siapa Tahu Ketemu Yang Saleha Langsung Ajak Kenalan"

“Iya kan bisa, nih, sekaligus menyelam minum air he-he-he… Siapa tahu ketemu yang saleha langsung tak ajak kenalan,” ujar Aji, pemuda 21 tahun, di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (2/12/2016).

Para Peserta demo 2 Desember terlihat sudah tiba di lapangan silang Monumen Nasional. Banyak dari mereka yang berdatangan dari berbagai daerah di penjuru Indonesia. Mereka berasal dari Jabodetabek dan luar Jabodetabek. Disana, mereka berniat untuk berdoa bersama dan salat Jumat berjemaah. Selain Aji, remaja putri bernama Dian pun mengaku sudah ikut demo bela Islam tersebut sebanyak dua kali. Ketika demo 4 November kemarin, remaja 17 tahun ini mengaku sudah ada pria yang mengajaknya kenalan.

“Saya sudah dua kali mengikuti aksi damai ini. Pas aksi pertama saya ada yang minta kenalan, nah enggak tahu, deh (kelanjutannya),” ujar Dian, seorang warga Bogor.

Baca Juga : Massa Demo Buruh Berpapasan Dengan Peserta Aksi Damai 212

Kemudian, ada juga salah seorang perempuan yang bernama Fadhillah juga tak menampik ketika ditanya alasan dia ikut demo 2 Desember ini adalah untuk mencari jodoh.

“Udah dua kali ikut begini, gimana yah he-he-he…” kata Fadhillah malu-malu.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

HNW Tegaskan Partainya Tidak Setuju dengan Perppu Ormas

HNW Tegaskan Partainya Tidak Setuju dengan Perppu Ormas

Jakarta – Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menegaskan partainya menolak Peraturan Pemerintah ...