Home > Hiburan > Gosip > Unggah Vlog Terbaru, Nikita Mirzani Kembali Dicibir Oleh Netizen

Unggah Vlog Terbaru, Nikita Mirzani Kembali Dicibir Oleh Netizen

Jakarta – Sepertinya salah satu artis kontroversial, Nikita Mirzani masih kurang percaya diri dengan penampilan tubuhnya. Hal tersebut terlihat baru-baru ini, artis 30 tahun itu mengunggah sebuah Vlog yang mengajak orang untuk mengikuti kegiatannya ketika operasi sedot lemak.

Unggah Vlog Terbaru, Nikita Mirzani Kembali Dicibir Oleh Netizen

Terlihat dalam video tersebut, Niki mengajak para penggemarnya untuk mengikuti perjalanannya ke sebuah klinik. Setibanya di klinik tersebut, bagian perut bintang film “Sang Sekretaris” ini digambar oleh seorang dokter. Lantas, Niki harus diinfus selama proses operasi. Ibu dua anak tersebut terlihat begitu santai dan tak takut menghadapi proses operasi sedot lemaknya itu.

Di akhir Vlognya tersebut, Niki terlihat sangat begitu lemas usai menjalani operasi dan membalut tubuhnya dengan selimut. Namun sayangnya, para netizen justru mencibir usaha Niki untuk bisa tetap tampil seksi tersebut.

Baca Juga : Inilah Tanggapan Syahrini Terkait Dengan Aksi Super Damai 212

“Km sdh cNtik nd seksi niki,” komentar netter.

“Kurang berzhukur,” tambah yang lain.

“Jangan surgery2 lagi lah @nikitamirzanimawardi_17 . Ky gini udh cantik,” sahut lainnya.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Tepat Di Hari Ulang Tahun, Vidi Aldiano Biayai Pendidikan Anak Berprestasi Yang Kurang Mampu 

Tepat Di Hari Ulang Tahun, Vidi Aldiano Biayai Pendidikan Anak Berprestasi Yang Kurang Mampu 

Jakarta – Salah seorang penyanyi, Vidi Aldiano berulang tahun tepat pada Rabu (29/3/2017) kemarin, yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis