Home > Ragam Berita > Nasional > Warga Menyebut CFD Jadi Terganggu Karena Adanya Aksi Kita Indonesia

Warga Menyebut CFD Jadi Terganggu Karena Adanya Aksi Kita Indonesia

Jakarta – Warga mengeluhkan terganggunya kegiatan olahraga di kawasan Car Free Day, sepanjang Jalan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (4/12/2016) pagi.

Warga Menyebut CFD Jadi Terganggu Karena Adanya Aksi Kita Indonesia

Mereka pun terpaksa mengalah karena serbuan massa aksi Kita Indonesia beratribut baju parpol.

Seperti seorang warga yang bernama Purwanto (65) yang pada pagi hari ini mengikuti kegiatan lari bersama Pertamina, harus berjalan kaki. Ia bersama ratusan peserta lainnya mengambil rute dari dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan harus melewati bundaran Hotel Indonesia sebelum kembali lagi ke SUGBK.

“Harusnya lari ini malah jalan. Kacau ini event kok ganggu orang olahraga,” ketus Purwanto.

Setali tiga uang dengan Purwanto, beberapa pengunjung CFD lainnya pun mengaku merasa terganggu dengan kegiatan yang diinisiasi Aliansi Kebangsaan Indonesia tersebut.

Baca juga: Sumarsono Minta Peserta Aksi 412 Tak Kibarkan Bendera Partai

Publik tentu masih ingat, massa aksi Bela Kebhinekaan beberapa pekan lalu, dibubarkan oleh pihak kepolisian dan pengelola CFD lantaran memasang panggung di Bundaran HI ketika Car Fre Day. Padahal mereka sudah bersiap memulai acara dari atas panggung. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Novel Baswedan Bantah Kesaksian yang Diberikan Miryam Dalam Sidang

Novel Baswedan Bantah Kesaksian yang Diberikan Miryam Dalam Sidang

Jakarta – Penyidik Komisi Pemverantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membantah kesaksian mantan anggota Komisi II ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis