Home > Ragam Berita > Nasional > Jaksa Agung Menyebut Yang Memutuskan Ahok Bersalah atau Tidak Adalah Pengadilan

Jaksa Agung Menyebut Yang Memutuskan Ahok Bersalah atau Tidak Adalah Pengadilan

Jakarta – Menurut informasi yang dikemukakan Jaksa Agung, Muhammad Prasetyo, pelimpahan berkas perkara kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kini menjadi salah satu yang tercepat. Hal tersebut lantaran ada desakan dari sejumlah pihak yang menginginkan agar kasus tersebut segera diproses.

Jaksa Agung Menyebut Yang Memutuskan Ahok Bersalah atau Tidak Adalah Pengadilan

“Kalian harus pahami ini. Harusnya diberikan apresiasi dong. Bagaimana pelimpahan supaya dipercepat kalian tahu sendiri kan. Tak usah nanya saya, kalian tahu lah siapa itu (yang meminta proses dipercepat),” kata Prasetyo di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, (6/12/2016).

Meski demikian, ketika diberi pertanyaan terkait tentang kualitas berkas perkaranya, Prasetyo mempersilakan kepada masyarakat untuk menilainya sendiri ketika persidangan berlangsung nantinya. Ia mengemukakan bahwa dalam persidangan nanti akan muncul fakta-fakta dan dalil-dalil persidangan.

Baca Juga : Serpihan Pesawat Skytruck P-4201 Kembali Ditemukan

“Bagaimana pun itu nanti putusan hakim. Tak boleh ada justifikasi (Ahok pasti bersalah). Yang memutuskan pengadilan. Oh iya, kita tak mau dicampuri. Biar hukum berjalan sesuai koridornya,” kata Prasetyo.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Emirsyah Satar Ditetapkan sebagai Tersangka Suap Lintas Negara

Emirsyah Satar Ditetapkan sebagai Tersangka Suap Lintas Negara

Jakarta – Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar telah ditetapkan sebagai tersangka oleh ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis