Home > Ragam Berita > Nasional > Dahnil Anzar : KPK Belum Tuntaskan Kasus Besar, Kepercayaan Masyarakat Turun

Dahnil Anzar : KPK Belum Tuntaskan Kasus Besar, Kepercayaan Masyarakat Turun

Jakarta – KPK memang kini sedang gencar dalam pemberantasan kasus korupsi. Namun, lembaga antirasuah tersenit dinilai terlalu ragu. Sikap tersebut tampak saat mereka menyelesaikan kasus-kasus korupsi besar. Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

Dahnil Anzar : KPK Belum Tuntaskan Kasus Besar, Kepercayaan Masyarakat Turun

Hal itu ia katakan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh tiap tanggal 9 Desember.

“Fenomena menurunnya kepercayaan publik terhadap KPK terkait masih banyaknya kasus korupsi besar yang belum bisa dituntaskan oleh KPK RI,” kata Dahnil melalui keterangan tertulisnya kepada Okezone, Kamis (8/12/2016) malam.

Dia menjelaskan, kasus yang belum bisa dituntaskan lembaga anti rasuah itu adalah ‎mega skandal Century, reklamasi dan kasus RS Sumber Waras. “Sama sekali belum terlihat titik terang penyelesaiannya. Bahkan, khusus untuk kasus reklamasi dan RS Sumber Waras KPK terkesan tersandera dan ragu bertindak,” tandasnya.

Di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap KPK, sesungguhnya masih ada secercah harapan bagi bagi lembaga anti rasuah tersebut untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Baca juga: Jokowi Berikan Pujian Terhadap Penanganan Gempa di Aceh

“(Caranya) dengan berani menyelesaikan kasus-kasus besar, termasuk reklamasi dan RSSW yang mendapat atensi tinggi dari publik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dahnil meminta KPK berani ‎berakselerasi untuk menggarap kasus-kasus besar. “Bila KPK terang dan tegas, Pemuda Muhammadiyah meyakini publik akan berdiri kokoh mendukung KPK,” pungkasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Gerindra Keluar dari Pansus Angket, Wakil Ketua DPR Layangkan Sindiran

Gerindra Keluar dari Pansus Angket, Wakil Ketua DPR Layangkan Sindiran

Jakarta – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, menyindir langkah Gerindra yang keluar dari keanggotaan Pansus ...