Bandung – Banyak yang menyayangkan aksi intoleran Ormas Pembela Ahli Sunah (PAS) dengan menghentikan ibadah KKR Natal yang berlangsung di Gedung Sabuga Bandung beberapa waktu yang lalu.

Jika Tak Minta Maaf ke Panitia KKR Natal, Ridwan Kamil Akan Bubarkan Ormas PAS

Bahkan peristiwa tersebut sempat menjadi trending topic dunia dengan tagar #bandungintoleran.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil telah melontarkan permohonan maaf kepada pihak penyelenggara acara, dalam hal ini Stephen Tong Evangelistic Ministry International selaku panitia ibadah.

Tidak berhenti sampai di situ, lewat akun Facebooknya, Ridwan Kamil juga telah memposting laporan hasil rapat dan kesepakatan antara Pemkot Bandung dengan MUI, Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB), Forum Silaturahmi Ormas Islam (FSOI), Kemenag Kota Bandung, Bimas Kristen Kemenag Jawa Barat, Polrestabes Bandung dan Kejaksaan Negeri Kota Bandung tanggal 8 Desember 2016 dan Hasil rapat antara Pemkot Bandung dan Komnas HAM tanggal 9 Desember 2016, terkait permasalahan kegiatan KKR di Sabuga tanggal 6 Desember 2016.

Baca juga: Ridwan Kamil Berikan Sanksi Kepada Ormas PAS Yang Bubarkan KKR Natal

Hasil pantauan Harian Indo, Sabtu (10/12/2016), salah satu poin dari hasil rapat ini adalah memerintahkan agar ormas PAS dalam kurun waktu tujuh hari setelah hasil rapat ini dipublikasikan untuk meminta maaf secara tertulis kepada pihak panitia ibadah KKR Natal, karena tindakan yang mereka lakukan dianggap sebagai pelanggaran hukum. (Yayan – harianindo.com)