Jakarta – Depresi merupakan jenis gangguan mental yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Tidak pandang usia, depresi menyerang orang tua, remaja, bahkan anak-anak.

6 Suplemen yang Sebaiknya Dikonsumsi Penderita Depresi

Kondisi tersebut tak hanya memengaruhi suasana hati, namun saling berkaitan dengan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Orang yang depresi secara signifikan mengalami peningkatan risiko sakit jantung. Demikian pula pasien penyakit jantung yang juga berpotensi mengalami depresi.

Depresi mengalami gejala-gejala seperti perasaan sedih, putus asa, mudah frustasi, kehilangan gairah terhadap hobi, merasa lelah, perubahan nafsu makan, kesulitan berkonsentrasi, dan muncul keinginan bunuh diri. Penderita biasanya juga akan mengalami gejala fisik seperti sering sakit kepala dan sakit punggung.

Demi meningkatkan kualitas hidup pasien, depresi harus ditangani secara tepat. Selain terapi medis dan psikologis, suplemen berikut ini disinyalir mampu meredakan depresi. Berikut ulasannya seperti dilansir dari metrotvnews.com, Kamis (15/12/2016):

1. St. John Wort

Tanaman ini memang belum populer di Indonesia. Di Eropa, tanaman yang juga dikenal dengan Hypericum Porforatum ini menjadi bahan suplemen untuk menyembuhkan depresi ringan hingga sedang, dan meningkatkan suasana hati. Meski demikian, St. John Wort tidak disarankan dikonsumsi penderita bipolar karena mejadi pemicu munculnya fase mania.

2. Ginseng

Herbal yang satu ini populer di dunia pengobatan Tiongkok selama bertahun-tahun. Ginseng sering digunakan untuk meningkatkan kejernihan mental dan mengurangi efek stres. Namun, seperti St. John Wort, ginseng tak dianjurkan untuk penderita bipolar.

3. Chamomile

Chamomile yang juga sering digunakan sebagai aromaterapi ternyata mampu mengatasi depresi dan kecemasan. Chamomile adalah tanaman obat yang memiliki bunga mirip dengan aster, pada bagian inti berwarna kuning dan kuntumnya berwarna putih. Minum teh chamomile tak hanya membuat pikiran menjadi rileks, tetapi juga membantu mengurangi frekuensi migrain pada orang yang sering mengalaminya.

4. Lavender

Lavender merupakan minyak essensial yang memiliki fungsi relaksasi, mengurangi kecemasan dan gangguan suasana hati. Studi pada 2013 menemukan lavender juga mampu mengatasi insomnia.

5. Asam lemak omega-3

Penelitian menunjukkan, asam lemak omega-3 lebih mampu mengurangi gejala depresi klinis secara efektif daripada plasebo. Apalagi, sumber gizi ini juga baik untuk kesehatan jantung, sistem kardiovaskular, dan otak.

Baca juga: Ingin Memelihara Hewan ? Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini

6. 5-HTP

Memiliki kepanjangan 5-hydroxytryptophan, suplemen ini efektif dalam mengatur dan meningkatkan seretonin di otak. Seretonin adalah neurotransmitter yang memengaruhi tingkat suasana hati. Di AS, suplemen ini dijual bebas. Namun di negara lain, pembelian suplemen ini harus dengan resep dokter. (Yayan – harianindo.com)