Home > Ragam Berita > Nasional > Revisi UU MD3 Bakal Diharmonisasi Badan Legislasi saat Masa Reses

Revisi UU MD3 Bakal Diharmonisasi Badan Legislasi saat Masa Reses

Jakarta – Revisi Undang-undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) kembali tertunda, setelah Ketua DPR Setya Novanto menutup masa sidang ke-15 tahun 2016/2017 di kompleks Parlemen pada Kamis sore (15/12/2016).

Revisi UU MD3 Bakal Diharmonisasi Badan Legislasi saat Masa Reses

Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya Aria Bima mengusulkan sidang diskors sementara, agar revisi UU MD3 yang telah ditetapkan menjadi prolegnas prioritas 2016 oleh Badan Legislasi (Baleg), bisa dibahas pada waktu yang singkat sebelum reses.

Menyikapi usulan itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang memimpin sidang meminta pandangan pimpinan fraksi-fraksi dalam forum lobi. Hasilnya, disepakati revisi UU MD3 akan diharmonisasi oleh Badan Legislasi saat masa reses.

Baca juga: Anies Sindir Ahok Terkait Kualitas Kota Jakarta

”Hasil lobi, nantinya ada beberapa alat kelengkapan dewan yang akan bersidang di masa reses. Jika diperlukan rapat pengganti Bamus dalam masa reses,” kata Fahri.

Selain revisi UU MD3, usulan revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) juga akan dibawa ke rapat pimpinan dan rapat badan musyawarah (bamus) dalam masa reses. Sehingga kedua revisi UU ini baru efektif pembahasannya bersama pemerintah usai reses 10 Januari 2017. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Temukan Potongan Tubuh Korban di Lokasi Ledakan Kampung Melayu

Polisi Temukan Potongan Tubuh Korban di Lokasi Ledakan Kampung Melayu

Jakarta – Polisi temukan potongan tubuh korban di lokasi ledakan keras yang terjadi di Terminal ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis