Home > Gaya Hidup > Kesehatan > 3 Bahan Alami Ini Mampu Menyembuhkan Gondok

3 Bahan Alami Ini Mampu Menyembuhkan Gondok

Jakarta – Gondok merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus sehingga membuat kelenjar perotis atau kelenjar ludah yang menhasilkan air liur membengkak dan nyeri. Gondok dapat menular melalui pertukaran air liur, cairan hidung, dan bahkan sentuhan pribadi.

3 Bahan Alami Ini Mampu Menyembuhkan Gondok

Penyakit ini harus segera diobati. Berikut ini adalah beberapa bahan alami yang ampuh menyembuhkan gondok tanpa menyebabkan efek samping seperti dilansir dari metrotvnews.com, Minggu (18/12/2016):

1. Jahe
Kandungan anti-inflamasi dan antivirus pada jahe dapat mengurangi rasa sakit akibat gondok. Keringkan jahe dan buatlah menjadi bubuk untuk dioleskan pada bagian yang membengkak. Selain itu, mengkonsumsi minuman jahe juga bisa dijadikan pilihan.

2. Lidah buaya
Lidah buaya adalah bahan alami yang baik untuk segala jenis inflamasi dan nyeri. Ambillah gel lidah buaya yang tambahkan sedikit kunyit, kemudian bebat kan pada daerah yang bengkak.

3. Lada hitam
Campurkan bubuk lada hitam dengan air yang oleskan pada daerah gondok. Hasilnya, nyeri akan menghilang dan bengkak mengecil.

Baca juga: Mengkonsumsi Buah Ceplukan Ternyata Sangat Bermanfaat untuk kesehatan

4. Asparagus
Benih asparagus baik untuk menyembuhkan gondok. Campurkan benih asparagus dengan daun fenugreek hingga berbentuk seperti bubur dan oleskan pada leher. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Puasa Ternyata Bermanfaat Mencegah Kepikunan

Puasa Ternyata Bermanfaat Mencegah Kepikunan

Jakarta – Awal bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Umat Muslim di seluruh dunia sudah ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis