Home > Ragam Berita > Nasional > Fadli Zon Kritisi Rencana Pemerintah Pantau Percakapan di Aplikasi Chat

Fadli Zon Kritisi Rencana Pemerintah Pantau Percakapan di Aplikasi Chat

Jakarta – Fadli Zon selaku Wakil Ketua DPR RI menyoroti langkah waspada pemerintah dalam membendung ujaran kebencian, provokatif, hingga informasi hoax di media sosial.

Fadli Zon Kritisi Rencana Pemerintah Pantau Percakapan di Aplikasi Chat

Pemerintah bahkan kabarnya berencana untul turut memantau percakapan melalui aplikasi chatting, seperti WhatsApp, Line, dan BlackBerry Messenger (BBM).

Menurutnya, hal tersebut menjadi ancaman bagi demokrasi di Indonesia.

“Negara jangan sampai menjadi mata-mata bagi warganya. Itu memundurkan demokrasi kita. Sebab, hak menyatakan pendapat baik lisan maupun tulisan dijamin oleh konstitusi,” ujar Fadli melalui keterangan tertulis, Sabtu (31/12/2016).

Terkait penggunaan media sosial yang dinilai Fadki sangat masif dengan peredaran informasi yang kian tidak terbendung, Fadli menilai yang perlu diatur adalah bagaimana provider telekomunikasi, memberi pengaturan yang lebih ketat terkait penjualan sim card.

Baca juga: Didata Timses Agus, Warga Ini Mengaku Rumahnya Ditempeli Stiker

“Misalnya, tak sembarangan menjual nomor atau simcard sehingga orang bisa menyalahgunakannya untuk kepentingan yang melanggar hukum, seperti menciptakan identitas dan akun-akun palsu,” ungkap Fadli. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Puluhan Kondom Ditemukan Saat Polisi Gerebek Spa di Bali

Puluhan Kondom Ditemukan Saat Polisi Gerebek Spa di Bali

Denpasar – Sebelas anggota dari Polda Bali melakukan pengrebekan Triyana Spa Sari Jeding. Spa yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis