Home > Ragam Berita > Nasional > Top 10 Berita Nasional : PBHSI Kritik Polisi Yang Dinilai Lamban Tangangi Pelaporan Atas Habib Rizieq

Top 10 Berita Nasional : PBHSI Kritik Polisi Yang Dinilai Lamban Tangangi Pelaporan Atas Habib Rizieq

Jakarta – Terkait tentang laporan kasus penodaan agama yang diduga dilakukan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, para aktivis hukum dan hak asasi manusia berharap bahwa Polri tak membiarkannya begitu saja. Pasalnya, pihak Polri seolah-olah mengabaikan sejumlah pengaduan yang ditujukan kepada Habib Rizieq sebagai terlapor.

PBHSI Kritik Polisi Yang Dinilai Lamban Tangangi Pelaporan Atas Habib Rizieq

Habib Rizieq Ceramah

Salah seorang aktivis dari Perhimpunan Bantuan Hukum Solidaritas Indonesia (PBHSI) Kamaruddin mengatakan bahwa sebenarnya beberapa pihak telah melaporkan Habib Rizieq ke polisi. Pihak pertama yang melaporkannya adalah Sukmawati Soekarnoputri. Sukmawati melaporkan Habib Rizieq lantaran diduga telah menghina Pancasila dan Proklamator RI.

Pelapor kedua, yakni Student Peace Institute (SPI) Universitas Islam Negeri Jakarta. Habib Rizieq dilaporkan terkait dengan ceramahnya yang menyinggung umat Nasrani. Rizieq dalam pidatonya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur mempertanyakan bidan yang telah membantu kelahiran Tuhan.

Sedangkan yang terakhir, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PMKRI) yang melaporkan Habib Rizieq. Laporannya sama seperti SPI yang mempersoalkan ceramah Habib Rizieq yang dianggap menyinggung umat Nasrani. Menurut Kamar, Polri justru tak bertindak cekatan dalam memproses Habib Rizieq. Padahal, hal berbeda terjadi pada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dilaporkan telah menodai agama lantaran pidatonya di Kepulauan Seribu.

“Namun tidak terlihat kecepatan proses dari lepolisian atas laporan-laporan terhadap HRS (Habib Rizieq Shihab, red). Sangat terkesan pihak kepolisian hanya memberikan prioritas pemrosesan hukum berdasarkan tekanan dan tuntutan aksi massa, atau provokasi social media, seperti halnya perkara Ahok,” ujar Kamar, Senin (2/1/2017).

Menuru Kamar, secara konstitusional semua warga negara punya posisi yang sama mata hukum. Karenanya, kata Kamar, keadilan harus ditegakan melalui proses hukum yang objektif dan profesional tanpa adanya tekanan politik dari kelompok atau publik mana pun.

Berikut ini top 10 berita nasional harianindo.com hari ini:

1.Bupati Banyuwangi Punya PR Besar untuk Atasi Lonjakan Pengangguran

Banyuwangi – Tantangan ekonomi global kini semakin dinamis. Hal tersebut diungkapkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Menurut dia, lonjakan angka pengangguran adalah PR yang utama.

Banyaknya perampingan di berbagai sektor industri, memaksa pabrik-pabrik skala nasional mengurangi karyawan secara besar-besaran. Akibatnya hal itu berdampak ke daerah, termasuk Banyuwangi.

Terlebih lagi saat ini, banyak tenaga kerja asal Banyuwangi yang dulunya kerja di luar kota, namun karena banyak pabrik yang tutup ataupun pindah, akhirnya kembali lagi ke Banyuwangi. Selengkapnya baca di sini.

2.Ius Pane Akui Gasak Rp 7 Juta dan 7 HP dari Rumah Korban

Jakarta – Ius Pane, pelaku perampokan yang menewaskan 6 orang di Jalan Pulomas Utara, Nomor 7A, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, sempat menjadi buronan. Namun, kini dia telah diringkus polisi. Berdasar keterangan, pelaku menggasak Rp 7 juta dan 7 handphone.

Ius alias Pius Pane dibawa ke kontrakannya di Depok, Jawa Barat. Dari sana, selain air softgun, ditemukan tas korban. Selengkapnya baca di sini.

3.Agus : “Kemenangan Warga DKI Melawan Ketidakadilan 15 Februari Nanti”

Jakarta – Baru-baru ini, Calon gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono kembali melanjutkan kampanye ke wilayah Jelambar, Jakarta Barat. Setibanya di lokasi, Agus lantas disambut meriah oleh warga setempat.

Atas pantauan dari harianindo.com, Agus datang ke Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Sabtu (31/12/2016). Ia datang dengan menggunakan mobilnya All New Nissan Navara berwarna hitam. Usai turun dari mobil, lantas dia dikalungi bunga oleh warga.  Selengkapnya baca di sini.

4.Dinilai Pelayanan DKI Menurun Selama Ahok Cuti, Ini Kata Sumarsono

Jakarta – Beberapa waktu belakangan ini, postingan netizen di media sosial semakin banyak yang menunjukkan keluhan terhadap menurunnya layanan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta.

Kebanyakan dari mereka mengkaitkan penurunan kualitas pelayan ini dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok saat ini tengah menjalani cuti untuk mengikuti Pilkada DKI Jakarta 2017. Selengkapnya baca di sini.

5. Pamit Acara Tahun Baru, Anggota Dewan Ini Justru Selingkuh di Hotel

6. Habib Novel Menilai Ceramah Habib Rizieq Masih Wajar

7. Fadli Zon Kritisi Rencana Pemerintah Pantau Percakapan di Aplikasi Chat

8. Didata Timses Agus, Warga Ini Mengaku Rumahnya Ditempeli Stiker

9. Anies Hadiri Acara Diskusi Yang Diadakan Oleh FPI

10. Timses Menolak Tudingan Sumbangan Suami Sylvi Untuk Pembiayaan Makar

(Tita Yannuantari – harianindo.com)

x

Check Also

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) bersama dengan sejumlah ormas rencananya ...