Home > Ragam Berita > Nasional > Kapolri Imbau Masyarakat Tidak Sebar Berita Hoax di Media Sosial

Kapolri Imbau Masyarakat Tidak Sebar Berita Hoax di Media Sosial

Jakarta – Media sosial kini memang ramai digunakan untuk berbagai aktivitas. Seiring kemajuan zaman, media sosial pun kerap kali dipakai untuk menyebarkan berita bohong atau hoax. Hal tersebut pun memangcing reaksi Kapolri. Pihaknya pun tidak segan memberikan hukuman kepada masyarakat yang tetap menyebarkan berita bohong.

Kapolri Imbau Masyarakat Tidak Sebar Berita Hoax di Media Sosial

Kapolri Tito Karnavian

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memperingatkan, informasi yang disebarkan melalui sosial media dan sebagainya harus dipertanggungjawabkan. Menurutnya berselancar di sosial media juga ada batasannya yang diatur oleh Undang-Undang ITE.

“Baik meng-upload termasuk meng-share berita bohong sebetulnya bisa dikenakan pidana. Makanya saya sampaikan jangan meng-upload berita yang belum tentu akurat,” ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (4/1/2017).

Menurutnya, menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya bisa merugikan orang lain. Dirinya selaku penegak hukum berjanji siap memproses sesuai perundang-undangan yang berlaku.

“Dapat dilaporkan dan ini menjadi kasus pidana berat termasuk meng-share info yang belum tentu benar itu dapat dikenakan pidana. Jadi tolong hati-hati,” ucapnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Novel Baswedan Bantah Kesaksian yang Diberikan Miryam Dalam Sidang

Novel Baswedan Bantah Kesaksian yang Diberikan Miryam Dalam Sidang

Jakarta – Penyidik Komisi Pemverantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membantah kesaksian mantan anggota Komisi II ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis