Home > Ragam Berita > Nasional > Teman Kuliah Bongkar Kebiasaan Ahok Yang Tak Lazim

Teman Kuliah Bongkar Kebiasaan Ahok Yang Tak Lazim

Jakarta – Ketut Wira Budi menuturkan kisah tentang masa muda Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Wira sendiri adalah teman masa kuliah Ahok di Universitas Trisakti.

Teman Kuliah Bongkar Kebiasaan Ahok Yang Tak Lazim

Ahok Bersama Rekan-Rekan Kuliahnya

Wira menceritakan, Ahok termasuk orang yang manja karena saat berada di lapangan sering memakai payung. Namun manja yang dimaksud Wira yaitu candaannya kepada Ahok.

“Dia (Ahok) kalau saya ingetnya, dia (jurusan) Geologi. Sering ke lapangan tapi manja, pakai payung ke mana-mana,” canda Wira pada Ahok di lokasi reuni di sebuah rumah di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/2017).

Wira juga mengungkapkan jika Ahok ketika di lapangan susah dicari. Menurut Wira, Ahok suka tempat yang adem-adem jadi kalau di lapangan pasti susah dicari.

“Makanya kalau di lapangan susah dicari pasti dia lagi ngadem. Dia suka ngadem gitu saja,” kata Wira.

Kedatangan Ahok ke sebuah rumah di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu dalam rangka reuni.

Baca juga: Pria Bernama Yakub Sobirin Marah Anaknya Diamankan Aparat Karena Menolak Blusukan Ahok

Ahok diketahui sebagai mahasiswa jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti angkatan 1984. Suami Veronica Tan tersebut lulus sebagai insinyur pada tahun 1989. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Teror Bom Kampung Melayu Diduga Memang Ditujukan Untuk Anggota Polri

Teror Bom Kampung Melayu Diduga Memang Ditujukan Untuk Anggota Polri

Jakarta – Teror Bom Kampung Melayu, Jakarta Timur dinilai semakin membuktikan bahwa aksi perang teroris ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis