Home > Ragam Berita > Nasional > Boy Rafli Imbau Masyarakat Tidak Mengambil Keuntungan dari buku Jokowi Undercover

Boy Rafli Imbau Masyarakat Tidak Mengambil Keuntungan dari buku Jokowi Undercover

Jakarta – Bareskrim telah menangkap penulis buku Jokowi Undercover bernama Bambang Tri Mulyono. Kini dia menjadi tahanan kepolisian karena menjadi tersangka lantaran tulisannya di buku tersebut tidak berdasar. Belum lagi, dia menjual bukunya lewat internet yang mudah diakses oleh masyarakat luas.

Boy Rafli Imbau Masyarakat Tidak Mengambil Keuntungan dari buku Jokowi Undercover

Kadivhumas Polri Irjen Boy Rafli Amar saat memberikan penjelasan

Kadivhumas Polri Irjen Boy Rafli Amar meminta kepada masyarakat untuk tidak ikut menyebarluaskan buku tersebut. Apalagi, sampai mengambil keuntungan dari penjualan buku tersebut.

“Jadi dihimbau untuk tidak melakukan itu lagi tidak usah ikut dalam upaya penyebarluasan,” kata Boy di Divhumas Polri, Senin (9/1/2017).

Mantan Kapolda Banten itu memastikan pihaknya akan mengambil langkah tegas, bilamana ada masyarakat yang terbukti turut menyebarluaskan maupun memperjualbelikan buku tersebut. Ancaman hukuman pidana akan diberikan.

“Apalagi dimaksud untuk memperoleh keuntungan nanti bisa malah menjadi bagian dari yang dipersangkakan oleh penyidik, jadi himbauan saya untuk tidak melakukan itu lagi,” tegas Boy.

Bambang Tri sendiri saat ini telah berstatus sebagai tersangka. Dia juga telah ditahan oleh penyidik di Rutan Polda Metro Jaya. Bambang disangkakan atas pelanggaran Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras Dan Etnis, dan Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Viral, Siswa SMK di Bali Lecehkan Guru Dengan Pertanyaan Konyol

Viral, Siswa SMK di Bali Lecehkan Guru Dengan Pertanyaan Konyol

Bali – Perkara mengenai murid yang melecehkan gurunya, bukanlah peristiwa baru di Indonesia. Walaupun sudah ...